1. Perut Kembung. Parut bawang merah dan tambahkan minyak telon. Tempelkan bawang yang sudah diparut tersebut di bagian pusar. Bisa juga menggunakan daun jarak pagar yang dihangatkan. Olesi dengan minyak kelapa, pilin-pilin, lalu tempelkan pada pusar si kecil.
2. Penurun Panas, Batuk dan Pilek. Parut bawang merah, tambahkan minyak telon, lalu balurkan punggung sampai bagian pantat sambil sedikit diurut. Juga pusar dan ubun-ubun. Untuk ramuan minum: gunakan air kelapa 1 cangkir, ditambah 1 sendok madu, aduk lalu kukus. Setelah dingin, berikan pada anak sebanayak 3 sendok teh setiap 2 jam sekali. Ramuan ini diberikan untuk bayi 8 bulan ke atas. Bila usia anak di bawah 8 bulan, cukup dengan pemberian ASI dari ibunya yang meminum ramuan tersebut. Pada anak yang sudah agak besar, gunakan ramuan munim berupa air kunyit dan madu. Setengah sampai satu ruas jari kunyityang sudah bersih dibakar dikerik kulitnya, diparut, lalu diberi air matang 1/2 cangkir. Kemudian peras lalu diendapkan. Campurkan bagian air kunyit yang tanpa endapan dengan kocokan satu butir kuning telur dan satu sendok makan madu kemudian disuapkan pada anak. Ramuan ini dapat untuk digunakan sebagai penurun panas sepertu pada sakit flu atau cacar air.
3. Muntah-Muntah. Muntah bisa disebabkan perut mual atau kembung. Sediakan 1/2 sendok teh ketumbar, 3 butir kapulaga, 5 butir adas hitam dan air1/2 gelas. Kemudian direbus. Setelah dingin, berikan ke anak sedit-sedikit, sesering mungkin atau 2 jam sekali. Boleh juga dibuatkan air beras kencur, dengan cara: cuci 1 sendok maakan beras, direndam sebentar. Sangrai beras tersebut sampai berwarna kecoklatan, lalu ditumbuk halus bersama dengan 1 ruas jari kencur, 1 ruas jari kunyit dan 1/4 sendok teh adas manis. Setelah itu seduh dengan air panas, tambahkan gula merah, sedikit garam dan asam jawa. Saringla, lalu minumkan pada anak agar tubuhnya hangat.
4. Mata Bintitan. Ambil getah dari tanaman patikan kebo atau getah dari batang pohon meniran. Tempelkan sedikit pada kapas, lalu oleskan pada bagian bintitnya, sedikit saja jangan sampai terkena bagian mata.
5. Sariawan. Ambil sebuh tomat matang, seduh dengan air panas, lalu kupas kulitnya. Haluskan tomat tersebut dengan menggunakan sendok, dan tambahkan sedikit gula. Berikan kepada Anak, minuman sari tomat tersebut.
6. Mimisan. Ambil selembar daun sirih yang sudah dicuci bersih, dipilin dan disumpalkan ke hidung anak dalam keadaan berbaring. Untuk pengobatan dari dalam tubuh lakukan dengan ramuan 1/2 jempol umbi bidara upas yang sudah bersih diparut dan diseduh dengan 1 cangkir air panas. Kemudian disaring dan setelah dingin, tambahkan sedikit madu lalu minumkan kepada anak.
7. Nafsu Makan Berkurang. Hilangnya nafsu makan dapat disebabkan cacingan atau hal lain seperti masuk angin. Cara mengatasinya: bersihkan 1 lembar daun jarak pagar, lalu hangatkan sebentar di atas tutup panci. Beri olesan minyak kelapa pada daun tersebut dan dipilin, kemudian tempelkan daun tersebut di atas pusar anak yang sebelumnya sudah diolei dengan minyak telon.
8. Keringat Buntet. Sesering mungkin dibedaki tepung kanji.
9. Benjol Karena Benturan. Rendam 1 sendok makan beras, tumbuk bersama kencur dan beri sedikit garam. Setelah halus, tempelkan ke bagian benjol. Bisa pula diberi ramuan bawan
10. Luka Tergores/terbakar. Seringkali si kecil berkeinginan untuk mencoba hal-hal yang belum ia ketahui, diantaranya menggunakan pisau atau korek api. Untuk mengatasi luka yang disebabkan karena tergores benda tajam atau melepuh api, Anda bisa menggunakan getah dari tanaman pandan angker. Potong ujung daun pandang angker, oleskan pada luka dan diamkan selama lebih kurang 2 jam, jangan terkena air. Luka akan mengering dengan sendirinya.
SUMBER : tipsanda.com


