Setelah sebelumnya calon mahasiswa telah berhasil menentukan pilihan jurusan kuliah secara tepat, maka saatnya memilih kampus yang tepat pula. Sangat banyak faktor yang bisa dipertimbangkan dalam memilih kampus, bukan hanya karena akreditasinya tetapi juga faktor-faktor lain yang terkadang malah tidak terpikirkan sebelumnya.

Pada kesempatan kali ini kami sampaikan tips-tips atau cara memilh kampus favorit sebagai berikut :

  1. Mampukah otak saya?

Dalam hidup ini, kita harus berpikir realistis. Calon mahasiswa harus dapat mengukur diri sendiri baik dalam hal kemampuan akademik . Jika Calon mahasiswa merasa dapat lulus dalam tes masuk perguruan tinggi yang bergengsi dan hasilnya memang lulus sih tidak ada masalah. Yang jadi masalah besar adalah jika kemampuan akademik rata-rata tetapi karena kepercayaan diri yang berlebihan sehingga nekat memilih kampus terfavorit dan akhirnya malah tidak lulus maka calon mahasiswa telah membuang kesempatan untuk berkuliah di kampus yg tepat. Tepat dalam hal sesuai dengan kemampuan akademik calon mahasiswa tersebut. Solusi untuk faktor ini adalah calon mahasiswa dapat belajar lebih giat lagi atau bisa mengikuti bimbingan belajar (bimbel).

 

  1. Mampukah kantong saya?

Walaupun kemampuan akademik calon mahasiswa sangat bagus, tetapi apabila kemampuan finansialnya pas-pasan atau malah kurang jika kuliah di kampus-kampus elit juga dapat menjadi perhatian kita. Banyak mahasiswa yang memaksakan diri kuliah di kampus yang tergolong mahal tetapi ujung-ujungnya jadi tidak bisa fokus kuliah karena harus bekerja ‘sampingan’ (kuliah sambil kerja) untuk menutupi biaya kuliah. Solusi untuk faktor ini adalah mencari beasiswa baik sebelum masuk kuliah ataupun beasiswa yang ada didalam kampus itu sendiri.

 

  1. Lokasi Kampus

Lokasi kampus juga bisa menjadi salah satu pertimbangan calon mahasiswa dalam menentukan kampus yang tepat.  Mahasiswa yang lokasi tempat tinggalnya jauh dari kampus akan boros biaya, potensi telat datang kuliah, pusing jika ada barang atau tugas yang ketinggalan di rumah, dan yang paling sering adalah mengalami keleahan sehingga mengurangi konsentrasi mahasiswa. Solusi untuk hal tersebut adalah ngekos disekitar kampus.

 

 

TIPS MENENTUKAN JURUSAN KULIAH

 

Pada dasarnya siswa-siswi yang baru saja lulus SMA pastinya akan mempersiapkan diri untuk melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi yaitu “kuliah” di Universitas favorit masing-masing. Untuk mencapai  tujuan tersebut, biasanya calon mahasiswa mengikuti kursus, bimbingan belajar (bimbel), belajar sendiri secara mandiri di rumah bahkan ada juga yang santai menunggu pembukaan pendaftaran masuk ke Universitas.

 

Setelah melakukan persiapan-persiapan untuk mengikuti tes masuk Universitas favorit, yang paling penting adalah menentukan jurusan yang akan kita pilih. Mengapa penentuan jurusan sangat penting? Karena dengan memilih jurusan yang tepat akan menentukan masa depan seseorang.

Pada kesempatan kali ini kami sampaikan tips-tips atau cara menentukan jurusan kuliah sebagai berikut :

  1. Mau kerja dimana?

 “setelah lulus kuliah saya mau kerja dimana? dibidang apa? Perusahaan mana?” Yah, tentu saja tujuan utama kuliah ujung-ujungnya adalah untuk bekerja. Seperti yang telah kita bahas di atas bahwa penentuan jurusan kuliah  yang tepat akan menentukan masa depan seseorang. Jadi dalam menentukan pilihan jurusan kuliah kita harus memikirkan kedepannya mau kerja dimana.

Jangan sampai salah menentukan jurusan kuliah karena tidak memikirkan dari awal kita mau kerja dimana. Contoh : seseorang yang kuliah di jurusan Teknik Elektro di salah satu Universitas Negeri favorit malah kerja di Perbankan. Sayangnya, ilmu elektronya tidak maksimal terpakai di bidang Perbankan. Dan sekarang malah jadi penulis. :D

 

  1. Kemapuan diri dibidang apa?

Calon mahasiswa juga harus sadar akan kemampuan diri sendiri sebenarnya mampu di bidang apa. Misalnya calon mahasiswa yang kuat dibidang sosial, jangan memaksakan diri memilih jurusan eksakta (IPA) karena akan menyiksa diri sendiri dengan membuang waktu, pikiran dan biaya. Misalnya lagi calon mahasiswa yang kuat dibidang eksakta tetapi tidak bisa bekerja dilapangan (takut terkena sinar matahari, debu, dan keringat) jangan sampai memilih jurusan Teknik Geologi  yang seyogyanya kebanyakan terjun ke lapangan.

 

 

  1. Kemampuan Biaya Sejauh Mana?

Nah jika berbicara tentang biaya memang sangat sensitif. Apalagi dikalangan menengah ke bawah. Tetapi, mau tidak mau faktor kemampuan biaya harus tetap dipertimbangkan dalam menentukan jurusan kuliah. Misalnya, calon mahasiswa yang memiliki kemampuan biaya yang secukupnya jangan memaksakan diri untuk memilih kuliah jurusan Kedokteran, kenapa? Yah biaya yang dibutuhkan di jurusan Kedokteran tergolong tinggi. Jika memang tetap ingin kuliah di jurusan Kedokteran maka sebaiknya calon mahasiswa sedini mungkin mengejar Beasiswa.

 

  1. Sudah Mencari informasi?

 

Dalam menentukan jurusan kuliah, calon mahasiswa wajib mencari informasi terkait seluk beluk serta plus minus dari jurusan yang akan dipilih. Informasi bisa didapatkan dari mana saja, misalnya dari internet, buku, pengalaman senior-senior atau bahakan dari keluarga kita sendiri yang sudah lebih dahulu mengecam dunia perkuliahan. Informasi yang dapat digali seperti, Jurusan Elektro itu susah atau sangat susah? Dosennya enakan mana antara Universitas A atau Universitas B? Jurusan Teknik Elektro Universitas A akreditasi apa?. Nah, begitu banyak informasi yang dapat digali sebelum menentukan jurusan kuliah.

 

  1. Konsultasi Dengan Orang Tua.

Tak kalah pentingya adalah konsultasi/diskusi dengan orang tua. Orang ang selalu menginginkan anaknya menjadi sukses. Siapa tau orang tua kita punya pengetahuan ataupun pengalaman tentang dunia perkuliahan. Walaupun tidak semua orang tua calon mahasiswa paham tentang jurusan-jurusan perkuliahan, setidaknya secara psikologis orang tua bisa memberi nasihat dan petunjuk yang baik yang dapat menenangkan batin calon mahasiswa dalam memilih jurusan perkuliahan.

Dalam memilih jurusan kuliah kita harus menjadi diri sendiri. Jangan memilih jurusan yang “kata orang” bagus, keren, dan lainnya karena yang akan menjalani perkuliahan di jurusan yang kita pilih adalah kita sendiri, bukan orang lain.

Semangat dan sukses untuk para calon mahasiswa-mahasiswa. Semoga memilih jurusan yang tepat di Universitas-universitas favorit. Aamiin.