<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>TipsOke.Com &#187; Keuangan</title>
	<atom:link href="http://tipsoke.com/category/keuangan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tipsoke.com</link>
	<description>Kumpulan Tips Pilihan Untuk Anda</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 May 2012 07:08:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Tips Mengelola Keuangan Usaha</title>
		<link>http://tipsoke.com/tips-mengelola-keuangan-usaha.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/tips-mengelola-keuangan-usaha.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 06:25:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=1531</guid>
		<description><![CDATA[Banyak teori tentang cara mengatur keuangan usaha, tapi berikut adalah tips mengelola keuangan usaha dari Suryani Aris / Ulie (Dunia Bermain), salah satu Perempuan Inspiratif NOVA 2010: • PRINSIP UTAMA : PISAHKAN KEUANGAN PRIBADI DENGAN USAHA, gunakan dompet yang berbeda atau rekening bank yang berbeda. Jangan memakai uang usaha untuk kebutuhan pribadi, dan jika di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak teori tentang cara mengatur keuangan usaha, tapi berikut adalah tips mengelola keuangan usaha dari Suryani Aris / Ulie (Dunia Bermain), salah satu Perempuan Inspiratif NOVA 2010:</p>
<p>• PRINSIP UTAMA : PISAHKAN KEUANGAN PRIBADI DENGAN USAHA, gunakan dompet yang berbeda atau rekening bank yang berbeda. Jangan memakai uang usaha untuk kebutuhan pribadi, dan jika di tengah jalan memerlukan tambahan modal dari dana pribadi maka dianggap sebagai pinjaman yang harus dikembalikan.</p>
<p>• LALU TIMBUL PERTANYAAN: TERUS SAYA DAPAT APA? Tentu saja, bayarlah diri anda jika usaha sudah mulai menguntungkan. Membayar diri sendiri secara periodik (per bulan/per 3 bulan) bisa dengan gaji bernominal tetap atau dalam persentase keuntungan bersih</p>
<p>• PEMBUKUAN KEUANGAN ADALAH SEBUAH KEHARUSAN, jika baru memulai gunakan tool yang sederhana di komputer misalnya MS Excel atau software sejenisnya. Buat ringkasan laporan keuangan tiap bulan yang ditujukan kepada diri sendiri dan pemilik modal. Isinya semisal pemasukan, pengeluaran, pembelian, penjualan, gross profit, net profit, dan lain-lain.</p>
<p>• Jika baru memulai usaha, hitung kebutuhan dana awal lalu buat proyeksi arus kas (pengeluaran dan pemasukan) untuk memastikan modal yang dimiliki cukup untuk menjalankan usaha setahun ke depan bahkan bisa memperkirakan berapa lama modal bisa kembali. Ada banyak contoh perhitungan yang bisa dipakai, Anda bisa mencarinya di toko buku atau internet.</p>
<p>Sumber: klubnova.tabloidnova.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/tips-mengelola-keuangan-usaha.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perencanaan Tindakan</title>
		<link>http://tipsoke.com/perencanaan-tindakan.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/perencanaan-tindakan.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 May 2012 07:29:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=1471</guid>
		<description><![CDATA[Anda akhirnya membuat keputusan bahwa sekarang saatnya untuk membuat beberapa perubahan dalam hidup anda. Anda tahu bahwa satu-satunya cara yang akan mendapatkan hasil lebih baik secara finansial, spiritual dan fisik adalah jika anda bangkit dan mengambil tindakan. Anda tahu bahwa anda harus berupaya untuk menuai hasilnya. Jadi bagaimana tepatnya anda akan menerapkan perubahan ini? Anda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anda akhirnya membuat keputusan bahwa sekarang saatnya untuk membuat beberapa perubahan dalam hidup anda. Anda tahu bahwa satu-satunya cara yang akan mendapatkan hasil lebih baik secara finansial, spiritual dan fisik adalah jika anda bangkit dan mengambil tindakan. Anda tahu bahwa anda harus berupaya untuk menuai hasilnya.</p>
<p>Jadi bagaimana tepatnya anda akan menerapkan perubahan ini? Anda akan memiliki “rencana tindakan“.</p>
<p>Rencana tindakan adalah hal penting untuk kesuksesan anda. Tanpa rencana sama saja dengan angan angan. Bila anda menuliskan pengalaman anda ke kertas ditambah dengan keinginan untuk melihat mereka menjadi kenyataan dan melanjutkan untuk melakukan segala kemungkinan untuk memenuhi keinginan, anda memiliki template untuk sukses.</p>
<p>Sebuah persamaan sederhana untuk digunakan saat membuat rencana tindakan dari template anda adalah: Keinginan + Usaha = Hasil.</p>
<p>Langkah pertama adalah untuk menuliskan apa sebenarnya yang anda inginkan. Walaupun kekayaan, pengembangan pribadi atau apapun yang anda begitu kuat merindukan bahwa anda tidak bisa lagi mendapatkannya, tuliskanlah. Membuat keinginan anda realistis. Misalnya, jika keinginan anda adalah untuk menghilangkan 20 Kilogram dari berat badan, adalah tidak realistis untuk percaya bahwa anda bisa kehilangan 20 Kilogram dalam 3 hari. Namun, adalah mungkin untuk kehilangan 20 Kilogram dalam 3 bulan dengan rencana serta tindakan yang tepat. Penting untuk dicatat bahwa harus ada kerangka waktu yang berkaitan dengan rencana anda. Kerangka waktu adalah tonggak untuk menandai prestasi anda.</p>
<p>Sekarang anda tahu apa keinginan spesifik anda, buatlah daftar cara di mana anda berencana untuk mencapai hasil optimal. Bagaimana saya berencana untuk kehilangan 20 Kilogram ini? Apa yang harus saya lakukan setiap hari untuk mencapai tujuan saya? Apa yang saya pribadi lakukan untuk melihat rencana ini mendatangkan hasil?</p>
<p>Mengatur jadwal serta uraikan langkah yang perlu diambil setiap hari untuk mencapai tujuan mingguan. Jadilah spesifik. Buat kegiatan sehari-hari “sesuai” daftar. Pada akhir minggu anda akan dapat melihat berapa banyak anda mampu untuk menyelesaikan. Ucapkan selamat kepada diri anda untuk masing masing prestasi yang tercapai.</p>
<p>Buatlah komitmen pada diri sendiri untuk “Menjalankan Rencana”. Tetap fokus pada hal positif. Tuliskan semua alasan mengapa anda akan dapat mencapai tujuan anda. Memanfaatkan kekuatan yang anda miliki yang akan membantu anda untuk menyelesaikan rencana.</p>
<p>Tahu kelemahan anda dan membuat upaya bersama untuk mengatasinya. Menggabungkan kedua kekuatan dan kelemahan ke dalam rencana tindakan anda. Tahu apa yang anda mampu dan tahu apa kelemahan anda.</p>
<p>Miliki sistem penghargaan diri. Berikan penghargaan untuk setiap prestasi yang telah terpenuhi dalam daftar rencana.</p>
<p>Jangan biarkan diri anda berkecil hati. Jika anda terhenti sementara atau penyimpangan dari rencana, akui hal ini dan terus bergerak maju sesuai rencana Anda. Ingat, ini bukan balapan menuju ke garis finish. Rencana anda adalah masa depan anda. Luangkan waktu untuk memelihara dan memahaminya.</p>
<p>Kita semua pernah mendengar pepatah “Surga tidak dibangun dalam sehari”. Keberhasilan anda mengenai rencana tindakan anda tidak akan tercapai dalam satu hari juga. Sukses adalah sebuah proses dan proses adalah sesuatu yang memiliki rencana jangka panjang untuk dicapai.</p>
<p>Sumber: www.permatabank.net</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/perencanaan-tindakan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Cermat Menuju Kesejahteraan Finansial</title>
		<link>http://tipsoke.com/tips-cermat-menuju-kesejahteraan-finansial.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/tips-cermat-menuju-kesejahteraan-finansial.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 May 2012 07:34:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=1396</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa dari Anda mungkin telah mencapai apa yang Anda impikan saat ini. Namun mungkin ada beberapa dari Anda yang belum mencapainya. Oleh karena itu, berikut ini 8 tips – menurut Muhamad Ichsan, ChFC, MsFin, Praktisi dan akademisi di bidang perencanaan keuangan – yang dapat Anda lakukan untuk mencapai apa yang diidamkan semua orang, yaitu kesejahteraan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa dari Anda mungkin telah mencapai apa yang Anda impikan saat ini. Namun mungkin ada beberapa dari Anda yang belum mencapainya. Oleh karena itu, berikut ini 8 tips – menurut Muhamad Ichsan, ChFC, MsFin, Praktisi dan akademisi di bidang perencanaan keuangan – yang dapat Anda lakukan untuk mencapai apa yang diidamkan semua orang, yaitu kesejahteraan finansial, melalui pengelolaan keuangan yang tepat:</p>
<p>1. Motivasi Diri Anda dan Tetapkan Keyakinan Saat Ini. Semua hal yang dirasa tidak nyaman seputar keuangan bisa menjadi motivasi untuk mengontrol keuangan Anda. Menetapkan berapa kekayaan bersih yang Anda miliki adalah langkah awal bijak yang harus Anda lakukan. Catatan kekayaan merupakan ringkasan dari nilai aset, utang/liabilities dan kekayaan bersih keuangan keluarga pada waktu tertentu. Catatan ini memberikan perkembangan keuangan sebuah keluarga. Tanpa ada catatan kekayan dengan informasi lengkap, maka sulit bagi Anda untuk mencapai tujuan yang diidamkan.</p>
<p>2. Tetapkan Tujuan dan Sesuaikan Dengan Kondisi Keuangan. Tujuan keuangan keluarga harus memenuhi 5 kriteria, yang disingkat SMART: specific, measurable, attainable, reality-based dan time-bound. Tujuan keuangan keluarga harus dinyatakan secara spesifik dalam nilai yang terukur serta jangka waktu pencapaiannya. Sebagai conth, Anda ingin hidup berkeceukupan di masa tua. Ini memang tujua, namun belum spesifik. Masih diperlukan nilai terukur, misalnya memerlukan dana Rp 1 milyar untuk hidup berkecukupan di masa tua nanti. Agar lebih lengkap, tujuan perlu dinyatakan : Pensium pada usia 55 tahun dengan dana yang dimiliki Rp 1 milyar.</p>
<p>3. Kenali Kemana Uang Anda Dibelanjakan dan Batasilah. Seperti Anda ketahui bahwa uang tunai sangat likuid, yang diartikan Anda dapat dengan mudah membelanjakannya. Untuk sebagian dari kita, karena sifatnya yang likuid tersebut, sering kali berlalu seperti air dalam genggaman tangan. Sebuah perencanaan anggaran belanja yang baik dapat memperlambat aliran tersebut. Secara sederhana, penyusunan anggaran belanja bagi suatu keluarga adalah pemetaan arah perjalanan finansial keluarga tersebut. Walaupun jangka waktu anggaran terbatas, tetapi setiap keputusan finansial yang diambil baik dari sisi pemasukan maupun pengeluaran, akan sangat mempengaruhi arah perjalanan finansial selanjutnya. Langkah-langkah finansial kecil yang Anda putusskan melalui anggaran akan menentukan langkah-langkah besar di kemudian hari.</p>
<p>4. Perhatikan Dua Masalah Keuangan, Overspending dan Debt. Belanja berlebihan dan utang di luar kemampuan, pasti akan merusak sebuah kondisi keuangan yang tadinya solid. Kebiasaan belanja berlebihan bisa dikarenakan belanja itu menyenangkan. Keputusan membeli haruslah didasari oleh sebuh kebutuhan, jangan Anda membelinya hanya karena dorongan orang di sekitar Anda atau ketertarikankarena promosi serta iklan besar-besaran ataupun diskon. Cara mengantisipasinyasalah satunya adalah dengan menyisihkan 10% dari gaji yang Anda peroleh setiap bulan untuk alokasi kebutuhan dan keperluan lain tersebut.</p>
<p>5. Kekuatan Perencanaan Didukung Dengan Investasi Yang Bijak. Investasi dapat diartikan dengan menempatkan dana Anda untuk mendapatkan hasil yang lebih besar. Investasi merupakan sarana terpenting dalam meningkatkan kemmpuan Anda untuk mengumpulkan dan menjaga kekayaan. Sebagai awal, sangat penting bagi Anda untuk memahami bahwa “No single investment is right for everyone“. Berbagai batasan seperti kebutuhan akan uang tunai, tujuan dan perilaku serta preferensi Anda terhadap risiko, membuat setiap individu memilih investasi yang berbeda. Menentukan investasi yang tepat memebuthukan sebuah perencanaan yang sesuai.</p>
<p>6. Strategi Penyimpanan Kekayaan. Bentuk kekayaan Anda dapat berupa uang tunai, tabungan, deposaito, ienvestasi atau mungkin dengan wujud yang lain. terlepas dari itu, cobalah untuk memahami pepatah bijak, “Dont put your eggs in same place“. Dengan kata lain, tempatkanlah dana dan kekayaan Anda pada tempat-tempat yang berlainan untuk mengurangi risiko apabila tempat penyimpanan Anda mengalami masalah.</p>
<p>7. Jaga Keluarga Anda Dari Risiko Dengan Asuransi. Seperti halnya investasi, maka proteksi juga sangat dibutuhkan dalam proses perencanaan. Karena Anda tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan.Mungkin timbul pertanyaan: Apakah semua orang membutuhkan asuransi? Tidak ada jawaban yang pasti dalam hal ini. Kebutuhan asuransi sangat dipengaruhi oleh kondisi Anda. Sebagai aturan umum apakah Anda membutuhkan asurasni atau tidak, bisa difokuskan pada pertanyaan apakah Anda sudah menikah atau belum? Secara umum, individu yang belum menikah, kebutuhan akan asuransi jiwa akan menurun. Namun sedikit berbeda apabila Anda telah memilikiistri dan anak. Tentunya kesinambungan hidup mereka juga perlu Anda pertimbangkan apabilamungkin terjadi sesuatu hal pada Anda.</p>
<p>8. Ini Adalah Awal, Bukannya Akhir. Perencanaan bukanlah sesuatu yang Anda lakukan sekali dan dilupakan. Perencanaan keuangan merupakan sebuah proses yang berkelanjutan. Ketujuh langkah diatas merupakan awal dari sebuah proses perencanaan, yang membutuhkan monitoring, revisi dan evaluasi bila diperlukan. Kehidupan keluarga akan selalu berubah dan perencanaan keluarga harus mengikuti perubahan yang terjadi dalam keuangan keluarga.</p>
<p>Sumber: <strong>tips</strong>anda.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/tips-cermat-menuju-kesejahteraan-finansial.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Menguasai Bahasa Tubuh Yang Mendukung Kesuksesan Bisnis</title>
		<link>http://tipsoke.com/tips-menguasai-bahasa-tubuh-yang-mendukung-kesuksesan-bisnis.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/tips-menguasai-bahasa-tubuh-yang-mendukung-kesuksesan-bisnis.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Apr 2012 09:48:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=1315</guid>
		<description><![CDATA[Posisi duduk yang salah tak hanya menyebabkan sakit punggung, tapi juga kegagalan bisnis Anda. Anda pasti tahu bahwa sekitar 60-75% dari komunikasi yang Anda lakukan bersifat non-verbal, sebagaimana telah dijelaskan pada artikel Tips Mudah Memahami 15 Makna Bahasa Tubuh. Menguasai bahasa tubuh dan cara menggunakannya secara tepat sangat penting ketika melakukan aktifitas bisnis. Berikut ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Posisi duduk yang salah tak hanya menyebabkan sakit punggung, tapi juga kegagalan bisnis Anda. Anda pasti tahu bahwa sekitar 60-75% dari komunikasi yang Anda lakukan bersifat non-verbal, sebagaimana telah dijelaskan pada artikel Tips Mudah Memahami 15 Makna Bahasa Tubuh. Menguasai bahasa tubuh dan cara menggunakannya secara tepat sangat penting ketika melakukan aktifitas bisnis. Berikut ini tipsanda.com akan menguraikan berbagai bahasa tubuh yang dapat menggagalkan bisnis Anda:</p>
<p>1. Tidak Memandang. Mata adalah bagian dari tubuh manusia yang paling ekspresif. Membuat kontak mata sangat penting untuk interaksi social. Karena kontak mata menunjukkan respek danperhatian. Serta memberitahu orang yang Anda ajak bicara, ”Saya lebih tertarik kepada Anda disbanding hal lainnya pada saat ini.” Untuk mempertahankan kontak mata tanpa terkesan menatap dan menciptakan rasa tidak enak pada lawan bicara, pertahankan kontak mata antara 1 sampai 10 detik. Pertahankan lebih lama jika mendengarkan orang bicara. Menghindari menatap mata lawan bicara bisa dianggap tidak jujur, gelisah atau tidak tertarik. Lebih jauh lagi Anda akan dianggap meremehkan da menganggap status Anda lebih tinggi daripada lawan bicara.</p>
<p>2. Banyak Mengangguk. Banyak orang yang menggerakkan kepala untuk mendapatkan persetujuan dari orang lain. Tapi jika Anda ingin tampak lebih kuat dari lawan bicara, batasi gerakan kepala seminim mungkin.</p>
<p>3. Duduk. Jika situasi menuntut Anda untuk lebih terlihat berpengatuh atau kuat, lebih baik berdiri ketimbang duduk. Posisi berdiri dapat mengirim pesan tak sadar tetang kekuasaan dan keunggulan. Namun, jika situasi tidak memungkinkan dan Anda ingin terlihat pegang kendali, Anda bisa duduk dengan menjulurkan kaki ke luar atau meletakkan kedua lengan di samping kursi.</p>
<p>4. Tangan Menutup Perut. Banyak perempuan yang menyilangkan lengan untuk menyembunyikan pinggang lebar atau perut yang buncit. Padahal dalam berkomunikasi dengan relasi bisnis, menunjukkan perut itu malah penting! Karena ini mengindikasikan Anda orang yang penuh percaya diri dan bisa dipercaya. Sebaliknya, menyembunyikan perut dengan lengan bisa diterjemahkan sebagai pribadi yang berpikiran tertutup menjauhkan diri dan tidak jujur. Jadi jangan malu memamerkan perut Anda.</p>
<p>5. Memainkan Rambut. Jika Anda sering tanpa sadar memainkan ujung-ujung rambut dengan jari tangan, sebaiknya hentikan kebiasaan Anda itu saat bertemu dengan relasi bisnis. Karena memainkan rambut dengan tangan menunjukkan Anda kurang percaya diri.</p>
<p>6. Membetulkan Pakaian. Saat berada di tengah orang yang tidak dikenali, Anda mungkin terbiasa membetulkan pakaian. Di mata orang lain gerakan ini mengomunikasikan keinginan Anda untuk tampak lebih meyakinkan dan meningkatkan rasa percaya diri. Persoalannya Anda tidak ingin mereka menganggap Anda kurang pede. Makanya, hati-hati dengan kecenderungan ini. Kalau Anda tidak tahan ingin membetulakn pakaian, lakukan di dalam rest room atau tanpa terlihan calon klien.</p>
<p>7. Kaki Menyilang. Perhatikan posisi kaki ketika duduk berhadapan dengan calon klien. Duduk dengan kaki disilangkan menunjukkan Anda bosan dan ingin segera mengakhiri pertemuan. Segera ubah posisi duduk Anda. Duduklah dengan kaki sedikit terpisah, sebagai gantinya, guna menunjukkan pesan Anda menikmati pembicaraan itu.</p>
<p>8. Terburu-buru Mencondongkan Badan. Para ahli komunikasi menyarankan ketika terlibat dalam pembicaraan, condongkan badan kea rah lawan bicara secara cepat sebagai cara membangun komunikasi. Tapi studi-studi menunjukkan terlalu cepat mencondongkan badan ke arah seseorang bisa menyebabkan reaksi negative karena menciptakan rasa tidak nyaman dan ketidaksukaan kepada orang tersebut. Jadi sebaiknya lakukan gerakan ini secara bertahap.</p>
<p>9. Buta Budaya Klien. Bisnis akan berhasil jika Anda tahu budaya klien. Kenali cara mereka bergurau atau mengomentari sesuatu. Salah bercanda, you are a dead meat. Bagi Anda yang sering berhubungan bisnis dengan klien dari bangsa lain, sangat disarankan untuk mempelajari bahasa tubuh dan gerakan mereka agar tidak terjadi salah persepsi dan komunikasi</p>
<p>Sedangkan bahasa-bahasa tubuh yang terbukti sukses mendukung bisnis Anda adalah sebagai berikut:</p>
<p>1.Tersenyum. Sederhana tapi mahal, itulah senyum. Senyum tulus yang terukit di bibir Anda menjadi langkah pertama untuk membuka pintu, menghangatkan hati dan membangun hubungna saling percaya dan menghormati.</p>
<p>2. Tangan Membentuk Piramida. Tangan yang membentuk piramida jari-jari dan ibu jari kedua tangan saling bertemu dengan telapak tangan terpisah menunjukkan kekuatan. Posisi ini menunjukkan kecerdasan. Agar lebih meyakinkan, gerakan badan ketiak berbicara. Studi menunjukkan gerakan membuat pendengar percaya kepada pembicara.</p>
<p>3. Copycat. Jika Anda tertarik mengembangkan hubungan dengan seseorang , tiru gerakan-gerakan tubuhnya. Tapi ingat, lakukan secara halus. Jangan sampai dia menyadarinya. Jika tindakan Anda terlalu kentara atau melakukannya secara berlebihan, kemungkinan dia tida akan suka dan bakal mengambil jarak.</p>
<p>Sumber: <strong>tips</strong>anda.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/tips-menguasai-bahasa-tubuh-yang-mendukung-kesuksesan-bisnis.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>20 Tips Keuangan ala Safir Senduk</title>
		<link>http://tipsoke.com/20-tips-keuangan-ala-safir-senduk.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/20-tips-keuangan-ala-safir-senduk.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Apr 2012 07:37:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=1240</guid>
		<description><![CDATA[Setelah kemarin kita membaca nasehat dan kutipan keuangan dari Safir Senduk, kali ini 20 tips keuangan akan hadir menemani anda di hari Minggu ini. Silakan menikmati 20 Tips Keuangan ala Safir Senduk edisi pertama. 1. Secara Sopan Santun, Bank gak boleh ngeluarin Kartu Kredit tanpa Seijin Kita. 2. Bisnis apa yang Modal Kecil tapi bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah kemarin kita membaca nasehat dan kutipan keuangan dari Safir Senduk, kali ini 20 tips keuangan akan hadir menemani anda di hari Minggu ini. Silakan menikmati 20 Tips Keuangan ala Safir Senduk edisi pertama.</p>
<p>1. Secara Sopan Santun, Bank gak boleh ngeluarin Kartu Kredit tanpa Seijin Kita.</p>
<p>2. Bisnis apa yang Modal Kecil tapi bisa dijual mahal? Bisnis Konsultasi.</p>
<p>3. Investasi Barang Koleksi. Semua Barang bisa dikoleksi, tapi tidak semua Barang Koleksi bagus untuk Investasi.</p>
<p>4. Anda Karyawan sekaligus Bisnis Sampingan? Silakan berhenti jadi Karyawan kalau Penghasilan Bisnis sudah 3x Gaji.</p>
<p>5. Pengen Mobil tapi Dana Terbatas? Pertimbangkan Mobil Second. Ini karena Nilai Mobil menyusut Sangat Besar di Tahun-tahun Pertama.</p>
<p>6. Pengen Kredit Mobil baru? Kalau punya cashnya, mending bayar cash aja.</p>
<p>7. Dua Macam Aset: (1) Aset yg bikin kita selalu Keluar Uang Tiap Bulan, dan (2) Aset yg bikin kita Dapat Uang Tiap Bulan.</p>
<p>8. 5 Komponen Biaya Liburan: (1) Transport, (2) Akomodasi, (3) Makan Minum, (4) Obyek Wisata, dan (5) Belanja &amp; Oleh-oleh.</p>
<p>9. Anda Single Parent? Pertimbangkan untuk punya Bisnis Sendiri. Jangan Melulu mengandalkan Pekerjaan Sebagai Karyawan.</p>
<p>10. Kredit Barang Bank Syariah: Bank beli barang itu, lalu JUAL ke kita dgn Harga Lebih Tinggi yang kita cicil. Sampai Lunas. Fixed.</p>
<p>11. Beda Beli Barang via Kredit di Bank Umum &amp; Bank Syariah? Bank Umum: Kita bayar Pokok+Bunga yg Naik Turun. Akadnya Kredit</p>
<p>12. Beda Nabung di Bank Umum &amp; Bank Syariah? Di Bank Umum dapatnya Bunga. Di Bank Syariah dapatnya Bagi Hasil (dari Keuntungan Bank).</p>
<p>13. Makin Panjang Jangka Waktu Invest, makin GPP pilih Produk Investasi yg Potensi Hasilnya Besar biarpun Risikonya Besar.</p>
<p>14. Tab Berjangka vs Asuransi Jiwa? Kalau pilihannya hanya 2 itu, maka u/ Hasil Lebih Besar, pilih Tab. Berjangka.</p>
<p>15. Tips Liburan Budget Mepet: Tekan di Biaya Penginapan &amp; Transport. Penginapan: Hotel Melati. Transport: Low Fare Airline.</p>
<p>16. Tiga Macam Budget Liburan: (1) Budget Mepet, (2) Budget Normal, (3) Budget Lebih.</p>
<p>17. Yg namanya Kredit, sebaiknya digunakan u/ Hal Produktif. Kalau Kredit cuma jadi Sofa, Baju atau Liburan, itu mah percuma.</p>
<p>18. Makan Sebelum Lapar, Berhenti Sebelum Kenyang. Dlm Keuangan, Siapkan Investasi dr Jauh Hari, dan Jgn Tamak dgn Returnnya.</p>
<p>19. Reksa Dana Syariah: Reksa Dana yang berinvestasi ke Instrumen Pasar Modal dan Pasar Uang yang sesuai Syariah Islam.</p>
<p>20. “Untuk yg baru kerja, Dana Terbatas, mulailah dengan Tabungan Berjangka, kemudian meningkat ke ReksaDana.</p>
<p>Sumber: lifehacks.web.id</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/20-tips-keuangan-ala-safir-senduk.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sukses Mengelola Bisnis Kos-Kosan</title>
		<link>http://tipsoke.com/sukses-mengelola-bisnis-kos-kosan.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/sukses-mengelola-bisnis-kos-kosan.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Apr 2012 04:52:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=1150</guid>
		<description><![CDATA[Bisnis kos atau indekos adalah bisnis klasik yang tidak pernah sepi konsumen. Prospeknya juga menarik, karena harga sewanya tidak pernah turun. Namun, persaingan di bisnis kos cukup ketat. Bisa jadi, ketika Anda memulai merintis usaha kos, tetangga-tetangga pun latah. Untuk itu dibutuhkan strategi khusus agar kos Anda menjadi pilihan utama. Berikut ini tipsanda.com akan menguraikannya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bisnis kos atau indekos adalah bisnis klasik yang tidak pernah sepi konsumen. Prospeknya juga menarik, karena harga sewanya tidak pernah turun. Namun, persaingan di bisnis kos cukup ketat. Bisa jadi, ketika Anda memulai merintis usaha kos, tetangga-tetangga pun latah. Untuk itu dibutuhkan strategi khusus agar kos Anda menjadi pilihan utama. Berikut ini tipsanda.com akan menguraikannya untuk Anda:</p>
<p>1. Lokasi. Ini tergantung pasar yang Anda incar. Jika Anda mengincar mahasiswa, berarti lebih baik memilih lokasi sekitar kampus, sedangkan jika ingin menarik karyawan, pilihlah lokasi dekat perkantoran.</p>
<p>2. Fasilitas. Yang standar adalah tempat tidur plus kasur dan lemari. Jika target pasar Anda adalah mahasiswa, akan lebih baik jika disediakan meja belajar. Namun, jika incaran Anda adalah karyawan eksekutif, dan kota Anda terlmasuk panas, AC akan sangat diminati, plus kamar mandi dalam. Karena faktor kenyamananlah yang mereka cari. Mereka butuh tempat istirahat yang nyaman, setelah seharian mereka lelah bekerja.</p>
<p>3. Harga. Menetapkan harga gampang-gampang susah, tergantung lokasi, fasilitas dan kota. Makin dekat dengan kampus atau kantor, biasanya harga makin mahal. Semakin lengkap fasilitas, harga juga makin mahal. Jika biaya hidup di kota Anda terbilang tidak besar, harga kos juga biasanya tidak tinggi.</p>
<p>4. Layanan Tambahan. Kalau anak kos Anda adalah karyawan, perlu disediakan tenaga untuk mencuci baju atau membersihkan kamar. Karena biasanya mereka sudah kelelahan sepulang kantor. Bagi para mahasiswa layanan internet gratis sangat menarik dan merupakan pertimbangan utama mereka memilih kos Anda, karena layanan internet gratis (Wi-fi) bisa mereka pergunakan untuk mencari bahan-bahan pendukung tugas perkuliahan mereka sementara bagi para karyawan bisa digunakan untuk mengakses jejering social dri komunitas mereka.</p>
<p>5. Akses. Apakah ada kendaraan umum yang lewat di depan rumah atau kompleks? Apakah mudah dijangkau? Apakah motor atau mobil bisa masuk ke lokasi kos.</p>
<p>6. Kenyaman, Keamanan dan Kebersihan. Ini salah satu faktor penting agar unggul dalam persaingan. Bisa jadi, di sekitar lokasi kos milik Anda, sudah banyak terdapat tempat kos, yang menawarkan fasilitas yang sama dengan Anda. Berarti keamanan, kenyamanan dan kebersihan bisa jadi faktor penentu dan pembeda (added value).</p>
<p>Setelah tahap awal di atas sudah Anda kuasai dengan baik, langkah selanjutnya adalah memikirkan bagaimana mengelola bisnis Anda agar berjalan baik (syukur-syukur lebih berkembang!), bagaimana mempertahankan kenyamanan para peghuni kos-kosan, serta bagaimana mempertahankan citra baik dari kos-kosan Anda di mata lingkungan. Berikut ini tipsanda.com akan memberikan tipsnya khusus untuk Anda:</p>
<p>1. Screening. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan yang disebabkan karena ketidakjelasan asal-usul penghuni kos, Anda bisa menerapkan proses screening melalui obrolan santai ketika mereka akan mendaftar sebagai penghuni kos Anda. Paling tidak Anda bisa menggali informasi mereka tentang tempat asal, tempat kerja dan status mereka. Cara screening yang lebih ekstrim dan formal adalah dengan meminta mereka mengisi form pendaftaran penghuni kos yang telah Anda siapkan.</p>
<p>2. Pengelolaan Tradisional vs Profesional. Apakah yang dimaksud dengan pengelolaan kos model tradisional? Atau pengelolaan kos model profesional? Perbedaanya adalah pada penghitungan kalkulasi biayanya. Pada pengelolaan tradisional lebih bersifat kekeluargaan, sehingga penghuni hanya membayar bersih harga kos-kosan yang Anda berikan. Penambahan-penambahan kecil yang memungkinkan munculnya biaya, diabaikan. Misalnya, anak kos membawa computer/televisi atau orang tua anak kos yang menginap, tidak dikenakan biaya tambahan. Sebaliknya, Anda juga bisa menerapkan model professional, sehingga setiap ‘penambahan’ akan dikenakan biaya, misalnya penambahan computer terkena biaya tambahan Rp25.000,-/bulan, penambahan televisi lebih dari 25 inchi terkena biaya tambahan Rp20.000,-/bulan atau penambahan kulkas terkena biaya tambahan Rp35.000,-/bulan.</p>
<p>3. Tata Tertib Pengunjung. Mengelola penghuni kos agar selalu tertib kadang gampang-gampang susah. Baik buruknya Anda mengelola penghuni ini menentukan citra kos-kosan Anda di mata lingkungan sekitarnya. Untuk itu dibutuhkan piranti pendukung berupa tata tertib pengunjung kos. Misalnya: 1) jam malam ditetapkan pukul 23:00 bagi penghuni kos karyawan yang mungkin seringkali lembur kantor, 2) Pengunjung lawan jenis tidak diperkenankan masuk kamar, kalaupn terpaksa masuk kamar pintu harap dibuka, 3) Pengunjung lawan jenis hanya bisa menemui penghuni kos di ruang tamu yang telah Anda sediakan. Untuk lebih memudahkan Anda memantau para pengunjung tersebut, pasang saja CCTV ditempat-tempat tertentu sehingga bisa mencegah mereka yang mencoba menggunakan kesempatan dalam kesempitan.</p>
<p>4. Bisnis Pendukung. Apabila bisnis kos-kosan Anda sudah berjalan baik, ada baiknya Anda terus mengembangan penghasilan Anda melalui bisnis-bisnis pendukung seperti jasa cuci baju, membuka counter isi pulsa ataupun minimarket/mini swalayan yang menjual bahan-bahan kebutuhan sehari-hari. Selain bisa menyasar konsumen dari dalam (penghuni kos),juga bisa menyasar konsumen dari luar (penduduk sekitar atau penghuni kos tetangga)</p>
<p>5. Kepedulian dengan Lingkungan. Kepedulian dengan lingkungan dalam perjalanan waktu akan mampu ‘menjaga’ kesinambungan bisnis Anda. Kepedulian dengan lingkungan bisa Anda wujudkan misalnya dengan 1) Menjadikan tetangga Anda sebagai satpam/penjaga/teknisi di kos Anda; 2) Mempersilahkan tetangga Anda menawarkan bisnis catering untuk anak-anak kos Anda; 3) Bagi kos-kosan putra, adakalanya mengajak mereka berbaur pada acara kerja bhakti 17 agustusa di lingkungan kos. Dengan Anda peduli pada lingkunga, maka lingkungan juga akan berbalik peduli pada Anda, dengan begitu secara tidak langsung, kos-kosan Anda juga akan mereka jaga dengan baik.</p>
<p>Sumber: <strong>tips</strong>anda.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/sukses-mengelola-bisnis-kos-kosan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa Kita Perlu Merencanakan Keuangan Secara Matang</title>
		<link>http://tipsoke.com/mengapa-kita-perlu-merencanakan-keuangan-secara-matang.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/mengapa-kita-perlu-merencanakan-keuangan-secara-matang.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Apr 2012 15:22:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=1136</guid>
		<description><![CDATA[1. Hidup Lebih Lama. Perekembangan teknologi kedokteran dan kesehatan membuat banyak obat ditemukan. Harapn hidup pun semakin meningkat. Bayi laki-laki yang lahir pada tahun 2004 diperkirakan akan memiliki harapan hidup hingga usia 74. Sementara bayi perempuan bisa hidup hingga 79 tahun. Hidup lebih lama, tentu membutuhkan biaya lebih pula. Jika tidak melakukan perencanaan keuangan sejak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1. Hidup Lebih Lama. Perekembangan teknologi kedokteran dan kesehatan membuat banyak obat ditemukan. Harapn hidup pun semakin meningkat. Bayi laki-laki yang lahir pada tahun 2004 diperkirakan akan memiliki harapan hidup hingga usia 74. Sementara bayi perempuan bisa hidup hingga 79 tahun. Hidup lebih lama, tentu membutuhkan biaya lebih pula. Jika tidak melakukan perencanaan keuangan sejak dini, hari tua Anda takkan senyamn saat ini.</p>
<p>2. Biaya Kesehatan Makin Mahal. Ketika Anda hidup lebih lama, total biaya perawatan kesehatan selama hidup juga akan lebih besar. Penyakit yang mungkin mematikan kini dapat diobati, tapi harga obatnya tentu lebih mahal. Ingat jaman penjahan Belanda dulu, belum ada penyakit Jantung koroner, kanker atau stroke, yang ada hanya penyakit masuk angin, pes, kolera atau TBC. Hal ini perlu masuk dalam pertimbangan saat merencanakan keuangan sebelum usia Anda mencapai masa pensiun.</p>
<p>3. Pensiun Nyaman. Cepat atau lambat Anda yang produktif akan memasuki masa pension. Kalau Anda tidak lagi bekerja, artinya tak ada lagi pendapatan tiap bulan. Kalaupun ada, jumlahnya jauh lebih kecil dibanding saat Anda produktif bekerja. Padahal, jika pensiun di usia 55 tahun dan hidup mencapai usia 79 tahun, berarti Anda masih harus makan sebanyak 26.280 kali. Ini belum termasuk inflasi. Jika biaya sekali makan Rp10.000, Anda akan menghabiskan Rp262.2800.000 hanya untuk makan pokok saja!</p>
<p>4. Godaan Teknologi Tak Henti. Beberapa decade lalu, tidak ada yang namanya bioskop, TV Kabel, perangkat home theater, telepon selular, PDA, Playstation, internet, pusat perbelanjaan dan sebagainya, yang bisa menguras penghasilan Anda. Teknologi yang maju telah melahirkan berbagai piranti dan fasilitas canggih yang pasti ingin Anda nikmati. Jika tak memiliki uang lebih, bagaimana Anda bisa mendapatkan dan menikmati semua kecanggihan itu?</p>
<p>5. Kebutuhan Terus Bergerak. Pernah menghitung ke mana sebagian besar uang Anda ‘pergi’? Memang uang Anda banyak terpakai untuk kegiatan umum seperti bekerja, belanja dan sekolah. Namun, untuk mencapai temapt kerja,mal dan sekolah. Anda tentu membutuhkan transportasi. Yang perlu Anda perhitungkan buknalah jarak tempuh tapi biya yang dikeluarjkan untuk kendaraan umum atau biaya bensin (jika membawa kendaraan pribadi). Jangan lupa kenaikannya setiap tahun.</p>
<p>6. Persiapan Masa Depan. Pada 10-15 tahun yang lalu, ijazah diploma sudah cukup untuk mencari kerja. Sekarang, Anda perlu mengejar gelar Master atau bahkan Phd. Bagi Anda yang menginginkan peningkatan karir, ijazah S1 saja sepertinya kurang cukup. Gelar berikutnya hanya bisa diraih jika ANda bisa merencanakan keuangan dengan baik. Karena ketika kuliah lagi, otomatis Anda membutuhkan biaya yang tidak sedikit.</p>
<p>7. Menikah dan Punya Anak. Saat ini munkgin Anda belum berencana menikah dan punya anak. Namun, sebagai gambaran banyak perempuan yang memutuskan berhenti bekerja ketika memiliki anak. Bergantung pada pasangan? Sebaiknya tidak Anda jadikan jaminan. Jadi, untuk memenuhi dana pendidikan setelah Anda tidak lagi mendapatkan penghasilan, persiapkan sejak dini.</p>
<p>8. Biaya Hidup Makin Tinggi. Dari tahun ke tahun biaya hidup terus meningkat. Begitu pula ketika Anda memutuskan ingin punya anak. Tak hanya kebutuhan Anda yang bertambah mahal. Kebutuhan anak pun sama mahalnya. Anda tak hanya harus membiayai makanan, pakaian dan sekolahnya, tapi juga les music, es bahasa, bimibingan belajar, dan masih banyak lagi. Siap?</p>
<p>9. Inflasi. Jangan lupakan inflasi yang terus meningkat setiap tahun. Inflasi pasti memperngaruhi harga produk dan jasa. Hidup baru akan aman jika mulai saat ini Anda menginvestasikan uang di instrument yang bisa menyaingi angka inflasi.</p>
<p>10. Warisan. Mungkin ide ini jauh dari pikiran Anda saat ini. Namun, perlu juga Anda pertimbangakan bahwa hidup di masa depan akan lebih sulit dari sekarang, Anda tentu tidak ingin anak cucu kelak hidup susah karena Anda tak bisa mewariskan harta sedikit pun?</p>
<p>Jadi, mari mulai berpikir dan beraksi. Semakin awal memulai akan semakin mudah hidup Anda.</p>
<p>Sumber: <strong>tips</strong>anda.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/mengapa-kita-perlu-merencanakan-keuangan-secara-matang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Cerdik Menyiapkan Dana Pendidikan Anak</title>
		<link>http://tipsoke.com/tips-cerdik-menyiapkan-dana-pendidikan-anak.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/tips-cerdik-menyiapkan-dana-pendidikan-anak.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2012 06:01:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=1092</guid>
		<description><![CDATA[Tahukah Anda berapa biaya masuk perguruan tinggi yang terbaru? Sekedar informasi tahun 2010 lalu biaya masuk perguruan tinggi swasta (PTS) favorit berkisar Rp 30 juta – Rp 35 juta! Okelah, sekarang anak Anda masih balita. Tapi coba hitung biaya masuk PTS untuknya sekitar 14 tahun mendatang. Dengan kenaikan rata-rata 11% per tahun, biaya masuk kuliah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tahukah Anda berapa biaya masuk perguruan tinggi yang terbaru? Sekedar informasi tahun 2010 lalu biaya masuk perguruan tinggi swasta (PTS) favorit berkisar Rp 30 juta – Rp 35 juta! Okelah, sekarang anak Anda masih balita. Tapi coba hitung biaya masuk PTS untuknya sekitar 14 tahun mendatang. Dengan kenaikan rata-rata 11% per tahun, biaya masuk kuliah anak kelak menjadi Rp 195 juta! Itu biaya untuk satu orang anak. Berapa biaya yang harus Anda siapkan untuk 3-4 anak? Belum lagi kalau Anda berniat menyekolahkan anak ke luar negeri. Dan jangan lupa, biaya pendidikan jenjang di bawahnya pun tak kalah tingginya. Di sinilah pentingnya menyiapkan dana pendidikan, mulai sekarang. Sebab, Anda berdua tak akan tahu apa yang terjadi di masa depan. Masa di mana selalu ada risiko penghasilan Anda dan pasangan terhenti (berkurang) karena perusahaan Anda atau perusahaan tempat Anda bekerja bankrut, salah satu dari Anda sakit atau bahkan meninggal dunia. Untuk mempermudah Anda mempersiapkan dana pendidikan anak, berikut ini tipsanda.com akan menguraikan tips cerdik menyiapkan dana pendidikan anak:</p>
<p>1. Cari Informasi. Untuk berjaga-jaga jika tabungan tak mencukupi, carilah informasi biaya masuk ke masing-masing jenjang yang diincar. Lalu kalikan dengan asumsi kenaikannya (setiap tahun dana pendidikan naik sekitar 10%) sampai anak masuk ke je jenjang pendidikan dimaksud. Misal, Anda ingin menyiapkan dana masuk anak ke TK, 4 (empat) tahun lagi. Katakan biayanya saat ini Rp 5 juta. Dengan asumsi kenaikan 10%, biaya pendidikan kelak adalah Rp 5 juta x 1,1 x 1,1 x 1,1 x 1,1 = Rp 8.052.550. Untuk mecari biaya kuliah, kalikan biaya saat ini dengan persentase kenaikan di masa yang tersisa.</p>
<p>2. Tetapkan Cara Pencapaian Dananya. Ada 2 cara mencapai target dana pendidikan. Pertama, lakukan setoran rutin bulanan ke dalam suatu produk investasi. Misalnya, tabungan konvensional, tabungan pendidikan, deposito, investasi bulanan ke produk reksadana, atau mengambil asuransi pendidikan. Kedua, melakukan investasi sekali saja di muka –membeli tanah, emas, atau saham- dengan dana tunai yang ada saat ini.</p>
<p>3. Lakukan Evaluasi dan Revisi. Evaluasi program persiapan dana pendidikan dan juga rencana keuangan yang Anda jalankan. Minimal setahun sekali, asumsi suku bunga tabungan, deposito, asuransi maupun produk investasi lainya bisa saja berubah. Demikian pila asumsi kenaikan biaya pendidikan per tahun. Dengan ebvaluasi, kemungkinan terjadi ketidaksesuaian antara asumsi yang dipakai dengan kenyataan, bisa dihindari. Dengan evaluasi, Anda bhakan bisa melakukan revisi bila ternyata rencana keuangan belum mencapai target minimal.</p>
<p>4. Melindungi investasi dari Risiko. Meninggal dunia, sakit, kelanggengan bisnis atau perusahaan tempat Anda memperoleh incoma, adalah hal-hal yang tidak bisa Anda jamin. Untuk mengantisispasi risiko ini, ambilan asuransi. Dengan begitu, keberlangsungan persiapan dana pendidikan tetap terjaga. Anda sangat beruntung jika produk tabungan yang Anda ambil saat ini include asuransi jiwa. Jika tidak, ambilah asuransi jiwa, asuransi kecelakaan, dan asuransi penyakit kritis. Jika terjadi sesuatu pada Anda, hasil bunga uang pertanggungan dari ketiga asuransi tersebut – jiak dimasukkan ke produk tabungan atau investasi lain – dapat meneruskan setoran rutin dana pendidikan anak.</p>
<p>Sumber: <strong>tips</strong>anda.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/tips-cerdik-menyiapkan-dana-pendidikan-anak.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TIPS BERHEMAT SAAT MAKAN DI LUAR RUMAH</title>
		<link>http://tipsoke.com/tips-berhemat-saat-makan-di-luar-rumah.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/tips-berhemat-saat-makan-di-luar-rumah.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Mar 2012 13:16:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=1037</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/tips-berhemat-saat-makan-di-luar-rumah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memperbesar Limit Kartu Kredit</title>
		<link>http://tipsoke.com/memperbesar-limit-kartu-kredit.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/memperbesar-limit-kartu-kredit.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Mar 2012 14:56:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=1000</guid>
		<description><![CDATA[Para pakar finansial menyarankan lebih baik memiliki satu kartu kredit saja tapi yang besar limit kreditnya. Namun, berapa limit kartu kredit Anda saat ini? Apakah Anda sudah merasa cukup dengan besarnya limit tersebut? Jika belum mungkin Anda termasuk orang-orang yang ingin menambah batas kartu kredit menjadi lebih tinggi dari limit kartu sekarang. Anda tak sendiri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Para pakar finansial menyarankan lebih baik memiliki satu kartu kredit saja tapi yang besar limit kreditnya. Namun, berapa limit kartu kredit Anda saat ini? Apakah Anda sudah merasa cukup dengan besarnya limit tersebut? Jika belum mungkin Anda termasuk orang-orang yang ingin menambah batas kartu kredit menjadi lebih tinggi dari limit kartu sekarang. Anda tak sendiri kok! Alasan pada umumnya adalah: 1) Butuh dana cadangan untuk keperluan darurat; 2) Ketika gaji naik keinginan untuk membeli atau memiliki ini-itu juga ikut membengkak. Di sinilah orang butuh limit kredit naik juga; 3) Sering traveling ke luar negeri. Oleh karenanya, banyak pemegang kartu kredit juga berharap bisa memperbesar batas kartu kredit mereka agar mampi membeli barang yang sulit dijangkau dengan uang tunai yang tak mereka miliki. Lalu, bagaimana meningkatkan limit kartu kredit Anda? Ini dia cara pintar untuk menaikkan limit kartu kredit menurut tipsanda.com:</p>
<p>1.Kredibilitas. Kredibilitas Anda sebagai pemegang kartu kredit yang baik memang menjadi hal pertama yang akan dilihat Bank dan perusahaan penerbit kartu kredit ketika akan menyetui kenaikan batas kredit. Jadi, yang paling penting dilakukan untuk mendapatkan kenaikan ini adalah membuktikan bahwa Anda layak menerimanya.</p>
<p>2. Selalu Dalam Batas. Meski membutuhkan kenaikan batas kartu kredit, bukan berarti Anda harus selalu menghabiskan jatah batas kartu kredit. Tetaplah gunakan kartu kredit Anda dalam batasnya, untuk menunjukkan kepada pihak penerbit kartu kredit atau bank bahwa Anda mampu mengendalikan pengeluaran Anda.</p>
<p>3. Gunakan Secara Berkala. Jika ingin terlihat membutuhkan kenaikan limit kredit, tentu jangan menyimpan kartu kredit hanya untuk keperluan darurat saja. Justru gunakan sesering mungkin. Jika menggunakan kartu kredit hanya sesekali, bank dan perusahaan penerbit kartu kredit tidak akan mampu memamhami perilaku pemakaian dan pembayaran kartu kredit Anda. Alhasil, mereka enggan memberikan batas kartu kredit yang lebih tinggi.</p>
<p>4. Jangan Membayar Minimum. Selama ini Anda selalu membayar tagihan kartu kredit dengan minimum payment alias pembayaran minimum. Nah, demi tujuan ini cobalah untuk membayar lebih besar dari biasanya. Jika perlu, sesekali bayarlah secara penuh pemakaian kartu kredit Anda yang tidak terlalu besar. Metode pembayaran biasanya akan member penilaian lebih dan ikut menentukan apakah Anda layak mendapatkan batas kartu kredit yang lebih tinggi.</p>
<p>5. Tarik Perhatian. Untuk menarik perhatian penerbit kartu kredit atau bank, coba beri keuntungan. Caranya, dengan sesekali tidak membayar lunas tagihan Anda. Cara ini akan member kesempatan kepada kartu kredit untuk membungakan sisa utang Anda. Psst, memang cara ini tidak dianjurkan oelh para pakar keuangan. Namun sesekali boleh juga dicoba. Dengan membuktikan bahwa Anda adalah peminjam yang baik (dengan member keuntungan kepada pemnjam) akan sedikit meyakinkan pihak bank atau penerbit kartu kredit. Namun, hati-hati, jika terlalu sering melakukan, bisa-bisa Anda malah terlilit utang.</p>
<p>6. HIndari Keterlambatan Pembayaran. Hal ini tidak hanya akan membuat utang Anda bertambah sehingag harus membayar lebih besar. Anda juga harus membayar denda keterlambatan. Tentu keterlambatan ini bisa menjadi catatan buruk bagi track record kartu kredit Anda dan bisa mengurangi kemungkinan Anda mendapatkan batas kartu kredit lebih tinggi.</p>
<p>7. Bijak Berkartu Kredit. Dari semua tips tersebut, tetap strategi terbaik dan sederhana adalah menggunakan kartu kredit dengan bijak. Perlu diingat bahwa perusahaan penerbit kartu kredit atau bank selalu mencatat transaksi dan pola pembayaran Anda. Jadi, bayarlah selalu tagihan kartu kredit Anda tepat waktu. Dan ingatlah selalu, ketika batas kartu kredit Anda naik, daya beli Anda akan makin besar. Risiko utang dan bunga yang dibayar pun akan makin besar. Jadi, tetaplah bijak menggunakan kartu kredit Anda.</p>
<p>Sumber: <strong>tips</strong>anda.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/memperbesar-limit-kartu-kredit.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

