<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tips Oke &#187; Keluarga</title>
	<atom:link href="http://tipsoke.com/category/keluarga/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tipsoke.com</link>
	<description>Kumpulan tips pilihan bergaransi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Dec 2011 14:42:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Tips Menitipkan Anak di Daycare dengan Aman</title>
		<link>http://tipsoke.com/tips-menitipkan-anak-di-daycare-dengan-aman.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/tips-menitipkan-anak-di-daycare-dengan-aman.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Aug 2010 23:13:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ibu dan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[daycare]]></category>
		<category><![CDATA[penitipan anak]]></category>
		<category><![CDATA[taman penitipan anak]]></category>
		<category><![CDATA[TPA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=744</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini, daycare atau taman penitipan anak (TPA) bisa jadi solusi bagi ibu sibuk. Apalagi bila Anda tidak terlalu percaya si kecil diurus oleh babysitter. Banyak hal positif yang bisa didapat Anda dan buah hati dengan memanfaatkan daycare. Si kecil &#8230; <a href="http://tipsoke.com/tips-menitipkan-anak-di-daycare-dengan-aman.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat ini, daycare atau taman penitipan anak (TPA) bisa jadi solusi bagi ibu sibuk. Apalagi bila Anda tidak terlalu percaya si kecil diurus oleh babysitter. Banyak hal positif yang bisa didapat Anda dan buah hati dengan memanfaatkan daycare. Si kecil senang, ibu pun tenang. Tapi, Anda juga harus cermat memilih daycare. Apa saja yang harus dipertimbangkan?<span id="more-744"></span></p>
<p><strong>Survey, survey, survey</strong><br />
Jangan langsung memilih satu TPA tanpa ada perbandingan. Anda bisa bertanya pada teman-teman yang pernah memakai jasa daycare atau dapat mencari info lewat browsing internet.</p>
<p>Jangan hanya mencari tahu tentang kelebihannya, tapi selidiki juga kekurangannya. Setelah mendapat sedikit info, tak ada salahnya Anda mendatangi langsung. Dengan begitu, Anda bisa melihat sendiri apakah kabar miring yang sempat beredar benar atau tidak.<br />
<strong><br />
Yang mahal, pasti berkualitas?</strong><br />
Belum tentu. Memang, biasanya daycare mahal, fasilitasnya lebih lengkap, dan memperkerjakan tenaga profesional. Plus, iming-iming si kecil bisa makin pintar. Tapi, hal ini juga bisa tergantung dari kenyamanan si kecil. Coba juga ajak si kecil ke tempat tersebut. Jika mereka cukup antusias mencoba fasilitas di sana, itu sudah menjadi ‘lampu hijau’ buatnya.</p>
<p>Perlu Anda ketahui, ada beberapa daycare yang membuat aturan denda. Jika terlambat menjemput si kecil, Anda bisa dikenai denda terlambat tiap 15 menit.</p>
<p><strong>Kenali lewat wawancara </strong><br />
Biasanya sebelum mempekerjakan pekerja di rumah atau di kantor, Anda akan melakukan wawancara. Tak ada salahnya Anda melakukan cara itu untuk mengetahui seperti apa orang-orang yang akan mengasuh si kecil.</p>
<p>Memang, tenaga profesional, seperti dokter atau psikolog, bisa membantu si kecil dalam berbagai hal. Pastinya, Anda akan merasa tenang jika buah hati terpantau dengan baik. Cari tahu juga apakah mereka juga stand by di tempat itu. Sehingga jika terjadi kondisi darurat, mereka ada di tempat.</p>
<p><strong>Pilih yang punya program edukatif<br />
</strong>Program di daycare sangat variatif. Ini penting, mengingat anak mudah sekali bosan. Kalau kegiatan yang dilakukan monoton, bisa-bisa anak jadi malas dan enggan dititipkan. Akan lebih baik jika daycare juga punya kegiatan edukatif. Misalnya, membuat mainan sendiri dari kaleng bekas, dan diajarkan mencintai lingkungan.</p>
<p>Hal positif yang mungkin terjadi, anak Anda bisa lebih mandiri, dan tidak gampang merengek. Di sana, mereka bisa bermain dengan teman dari berbagai usia dan mendapat pengawasan dari para pengajar. Stimulasi yang diberikan selama ini positif. Selain bermain, ada juga sesi mengasah kemampuan motorik halus, sehingga permainan lebih terarah untuk perkembangannya.</p>
<h4>Kata Kunci: </h4><a href="http://tipsoke.com/tips-menitipkan-anak-di-daycare-dengan-aman.html" title="tips menitipkan anak">tips menitipkan anak</a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/tips-menitipkan-anak-di-daycare-dengan-aman.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Agar Anak Semangat Kembali ke Sekolah</title>
		<link>http://tipsoke.com/tips-agar-anak-semangat-kembali-ke-sekolah.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/tips-agar-anak-semangat-kembali-ke-sekolah.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Aug 2010 23:12:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ibu dan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[ayo sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[kembali ke sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[masuk sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah lagi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=742</guid>
		<description><![CDATA[Liburan panjang akhir tahun sudah berakhir. Kini saatnya si kecil harus kembali menjalankan rutinitas ke sekolah. Hal ini tentu tidak mudah. Setelah selama beberapa hari bahkan pekan mereka menikmati liburan tanpa beban, kini buah hati Anda harus menghadapi pelajaran dan &#8230; <a href="http://tipsoke.com/tips-agar-anak-semangat-kembali-ke-sekolah.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Liburan panjang akhir tahun sudah berakhir. Kini saatnya si kecil harus kembali menjalankan rutinitas ke sekolah. Hal ini tentu tidak mudah. Setelah selama beberapa hari bahkan pekan mereka menikmati liburan tanpa beban, kini buah hati Anda harus menghadapi pelajaran dan tugas-tugas yang tentu makin sulit.</p>
<p>Rasa cemas pun pasti ada pada diri si kecil menghadapi kembali rutinitas sekolah. Oleh karena itu, sebaiknya Anda membantunya menyiapkan diri menyambut kembali saat-saat bersekolah.<span id="more-742"></span></p>
<p><strong>Selesaikan pekerjaan rumah</strong><br />
Biasanya saat liburan, anak mendapat tugas yang harus dikerjakan saat liburan. Mendekati saat masuk sekolah, pastikan si kecil sudah menyelesaikan tugas-tugasnya. Akan lebih baik jika anak sudah menyelesaikan tugasnya jauh-jauh hari. Jika tidak, akan timbul kepanikan yang membuat anak makin enggan berangkat sekolah.</p>
<p><strong>Siapkan peralatan baru</strong><br />
Salah satu hal yang membuat anak semangat kembali ke sekolah adalah peralatan sekolah baru. Biarkan anak memilih sendiri buku tulis dan alat tulis dengan karakter lucu yang mereka suka. Hal itu akan membuat mereka semangat belajar dan juga menjadi sarana bersosialisasi dengan teman-temannya. Akan lebih menyenangkan jika Anda mengajari anak untuk membuat pernik-pernik peralatan sekolahnya sendiri. Misalnya tempat pensil hasil kreasi sendiri. Benda-benda hasil prakarya tentu akan membuat anak lebih bangga.</p>
<p><strong>Pola Tidur</strong><br />
Selama liburan, pola tidur anak tidak beraturan. Jika pada musim sekolah mereka terbiasa bangun pagi, di saat liburan mereka lebih bebas bangun siang. Sedangkan malam hari, mereka berangkat tidur lebih malam. Agar anak kembali ke pola tidur pada saat sekolah, beberapa hari menjelang liburan berakhir, biasakan anak menepati jadwal tidur dan bangun seperti saat sekolah. Sehingga pada saat sekolah sudah dimulai, anak sudah siap dengan pola yang lama.</p>
<p><strong>Teman-teman</strong><br />
Lingkungan sosial yang menyenangkan di sekolah bisa membuat anak bersemangat kembali ke sekolah. Jika anak Anda menunjukkan tanda-tanda tak semangat berangkat sekolah, ingatkan dia pada teman-temannya di sekolah. Jika hubungan sosial anak dengan teman-teman sekolahnya cukup baik, akan ada rasa rindu bertemu teman-temannya itu. Terlebih setelah liburan panjang, anak telah menyimpan banyak pengalaman yang bisa diceritakan pada teman-temannya.</p>
<p><strong>Bekal sekolah</strong><br />
Siapkan pula bekal sekolah yang menarik untuk si kecil. Ajak dia membantu menyusun ide dan menyiapkan bekal sekolahnya sendiri. Dengan demikian, akan ada rasa bangga terhadap bekal hasil buatannya sendiri.</p>
<p><a href="http://kosmo.vivanews.com/news/read/19282-semangat_kembali_ke_sekolah" target="_blank">sumber</a></p>
<h4>Kata Kunci: </h4><a href="http://tipsoke.com/tips-agar-anak-semangat-kembali-ke-sekolah.html" title="ANAK SEMANGAT">ANAK SEMANGAT</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-agar-anak-semangat-kembali-ke-sekolah.html" title="kiat-kiat semangat sekolah">kiat-kiat semangat sekolah</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-agar-anak-semangat-kembali-ke-sekolah.html" title="sekolah oke">sekolah oke</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-agar-anak-semangat-kembali-ke-sekolah.html" title="semangat dua anak">semangat dua anak</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-agar-anak-semangat-kembali-ke-sekolah.html" title="tips agar semangat bersekolah">tips agar semangat bersekolah</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-agar-anak-semangat-kembali-ke-sekolah.html" title="tips agar semangat ke sekolah">tips agar semangat ke sekolah</a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/tips-agar-anak-semangat-kembali-ke-sekolah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>IQ Menurun Hingga 15 Poin Gara-gara Kurang Gizi</title>
		<link>http://tipsoke.com/iq-menurun-hingga-15-poin-gara-gara-kurang-gizi.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/iq-menurun-hingga-15-poin-gara-gara-kurang-gizi.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Jun 2010 22:25:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ibu dan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[gizi buruk]]></category>
		<category><![CDATA[iq menurun]]></category>
		<category><![CDATA[iq rendah]]></category>
		<category><![CDATA[kebutuhan gizi anak]]></category>
		<category><![CDATA[kurang gizi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=718</guid>
		<description><![CDATA[Kekurangan gizi anak pada masa kehamilan ibu dan usia dini anak selain menyebabkan keterlambatan dalam pertumbuhan fisik dan perkembangan motorik, juga akan mengganggu perkembangan kognitif yang menyebabkan berkurangnya IQ (intelligence quotient) hingga 15 poin. Menurut Pakar Gizi Prof dr Fasli &#8230; <a href="http://tipsoke.com/iq-menurun-hingga-15-poin-gara-gara-kurang-gizi.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kekurangan gizi anak pada masa kehamilan ibu dan usia dini anak selain menyebabkan keterlambatan dalam pertumbuhan fisik dan perkembangan motorik, juga akan mengganggu perkembangan kognitif yang menyebabkan berkurangnya IQ (<em>intelligence quotient</em>) hingga 15 poin.</p>
<p>Menurut Pakar Gizi <strong>Prof dr Fasli Jalal PhD</strong>, hal itu berarti Indonesia berpotensi kehilangan poin IQ mencapai 17-22 juta poin akibat adanya 1,7 juta anak balita menderita gizi buruk pada 2005.<span id="more-718"></span></p>
<p>&#8220;Iodium adalah zat gizi mikro yang paling penting dalam mencegah gangguan otak yang dapat menimbulkan menurunnya kemampuan intelektual, melambatnya psikomotor dan menyebabkan keterbelakangan mental,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>Fasli</strong> menyebutkan dalam makalahnya, kebutuhan gizi dibagi atas dua bagian yaitu kebutuhan zat-zat gizi makro seperti energi, protein dan lemak dan kebutuhan zat gizi mikro yakni vitamin dan mineral.</p>
<p>Zat gizi makro berfungsi pada proses metabolisme otak dan peningkatan efisiensi proses rangsangan otak, sehingga kekurangan gizi makro menyebabkan terganggunya asupan makanan ke otak dan terganggunya proses metabolisme otak, ujarnya.</p>
<p>Kekurangan asupan protein-energi pada ibu hamil muda di bawah 24 minggu akan menyebabkan jumlah sel-sel otak anaknya berkurang dan kekurangan asupan ini pada akhir kehamilan menyebabkan ukuran sel syaraf anaknya menjadi kecil.</p>
<p>&#8220;Kekurangan asupan protein-energi yang berat pada ibu hamil dapat menurunkan berat otak anak sampai 25%,&#8221; katanya mengutip pakar gizi lainnya.</p>
<p>Energi, ujarnya sangat dibutuhkan otak. Selain untuk membantu proses pertumbuhan dan perkembangan otak, energi diperlukan untuk metabolisme sel-sel syaraf. Demikian juga lemak yang sangat dibutuhkan dalam perkembangan otak di mana lebih dari 60% berat otak adalah lemak.</p>
<p>Sedangkan zat gizi mikro seperti iodium, asam folat, zat besi, seng, tembaga, vitamin, dan cholin, diperlukan dalam pertumbuhan otak.</p>
<p>Asam folat berfungsi untuk pembentukan tabung syaraf, zat besi untuk pembentukan mielin, monoamin dan mendukung metabolisme energi di sel syaraf dan sel glia, seng diperlukan untuk pembentukan DNA, tembaga untuk metabolisme energi sel syaraf dan sel glia, dan cholin untuk membentuk neurotransmitter, metilasi DNA dan pembentukan mielin, urainya.</p>
<p>Sedangkan Vitamin D berperan pada kemampuan daya ingat, kontrol motorik dan keseimbangan emosi, vitamin A untuk pembentukan struktur sel syaraf, vitamin E berfungsi dalam proteksi dari membran sel-sel syaraf, vitamin B6 dan B12 untuk pembentukan neurotransmitter, vitamin C berfungsi sebagai antioksidan dan vitamin B1 memproduksi energi.</p>
<p><a href="http://www.kapanlagi.com/a/old/kurang-gizi-turunkan-iq-hingga-15-poin.html" target="_blank"><em>sumber</em></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/iq-menurun-hingga-15-poin-gara-gara-kurang-gizi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 Tips Oke dan Aman Agar Cepat Hamil</title>
		<link>http://tipsoke.com/5-tips-oke-dan-aman-agar-cepat-hamil.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/5-tips-oke-dan-aman-agar-cepat-hamil.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jun 2010 09:41:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Suami Istri]]></category>
		<category><![CDATA[cara cepat hamil]]></category>
		<category><![CDATA[cepat hamil]]></category>
		<category><![CDATA[hamil cepat]]></category>
		<category><![CDATA[ingin hamil cepat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=701</guid>
		<description><![CDATA[Sepertinya sudah berbagai macam tips untuk cepat hamil yang kita dengar.. baik dari teman, keluarga, maupun saudara. Tips-tips tersebut ada yang berhasil dengan baik, namun banyak juga yang tidak. Dari lusinan bahkan puluhan tips yang pernah didapat, berdasarkan pengalaman yang &#8230; <a href="http://tipsoke.com/5-tips-oke-dan-aman-agar-cepat-hamil.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><small id="fecha"> <script type="text/javascript"></script></small>Sepertinya sudah berbagai macam tips untuk cepat hamil yang kita dengar.. baik dari teman, keluarga, maupun saudara. Tips-tips tersebut ada yang berhasil dengan baik, namun banyak juga yang tidak.<br />
Dari lusinan bahkan puluhan tips yang pernah didapat, berdasarkan pengalaman yang dikumpulkan dari pasangan-pasangan yang telah berhasil hamil, dan referensi medis yang terpercaya, berikut <strong>5 tips telah teruji dengan baik</strong> yang layak untuk Anda pertimbangkan:<span id="more-701"></span></p>
<p><strong>#1 &#8211; Rencanakanlah waktu berhubungan Anda<br />
</strong><br />
Salah satu tips terpenting untuk cepat hamil adalah dengan merencanakan waktu untuk berhubungan Anda dengan pasangan.<br />
Sperma dapat hidup selama max 5 hari di dalam rahim. Karena itu untuk meningkatkan kesempatan terjadinya kehamilan, <strong>lakukan hubungan</strong> <strong>2 hari sebelum masa ovulasi/ keluarnya sel telur</strong>.<br />
Untuk mengetahui kapan terjadinya ovulasi, ada beberapa cara yang dapat digunakan:<br />
- sistem kalender<br />
- suhu tubuh basal /Basal Body Temperatur<br />
- elastisitas lendir serviks<br />
- dan yang terbaru, strip penguji masa subur (dapat dibeli di apotik terdekat dengan nama<br />
Fertility)</p>
<p><strong>#2 &#8211; Stop Merokok dan Minuman Beralkohol</strong></p>
<p>Berdasar studi yang baru saja dipublikasikan oleh konferensi <em>ESHRE (Human Reproduction &amp; Embryology) </em>di Barcelona, <strong>minuman beralkohol dapat menurunkan tingkat kesempatan wanita untuk hamil </strong>secara normal sebanyak <strong>44%</strong>, dan <strong>28% untuk wanita perokok</strong>. Bahkan merokok tidak hanya akan berpengaruh pada tingkat kesuburan saja.. namun juga dapat meningkatkan <em>resiko</em> <em>kelainan kehamilan</em> pada sang calon janin kelak.</p>
<p><strong>#3 &#8211; Minum Vitamin<br />
</strong><br />
Untuk cepat hamil, konsumsi vitamin maupun jenis makanan mengandung zat-zat dibutuhkan untuk kesuburan sangatlah penting untuk Anda dan pasangan.</p>
<p><strong>Vitamin C</strong>, salah satunya, dapat meningkatkan kualitas sperma.<br />
<strong>Vitamin E</strong> dapat meningkatkan kesuburan pria dan wanita.</p>
<p>Dan wanita yang mengkonsumsi <strong>asam folat</strong> memiliki kesempatan hamil yang lebih baik dibanding mereka yang tidak mengkonsumsinya. Asam folat juga berperan penting dalam pembentukan tabung otak sang janin kelak.</p>
<p>Temukan jenis vitamin dan nutrisi penting untuk kesuburan lainnya di:</p>
<p><a href="http://caracepathamil.blogspot.com/2008/12/tips-makanan-untuk-cepat-hamil.html">http://caracepathamil.blogspot.com/2008/12/tips-makanan-untuk-cepat-hamil.html</a></p>
<p><strong>#4 &#8211; Pilihlah posisi yang tepat pada saat berhubungan<br />
</strong><strong></strong><br />
Untuk pasangan yang sudah mendambakan kehadiran sang buah, <em><strong>missionary</strong></em> adalah <strong>posisi yang paling disarankan</strong>. Mengingat posisi ini memungkinkan penetrasi yang cukup dalam sehingga rahim dapat menyimpan sperma untuk waktu yang lebih lama. Sebaiknya hindari posisi <em>woman on top, </em>karena memperkecil kemungkinan rahim untuk menyimpan sperma.</p>
<p><a href="http://caracepathamil.blogspot.com/2008/11/tips-berhubungan-supaya-cepat-hamil.html">http://caracepathamil.blogspot.com/2008/11/tips-berhubungan-supaya-cepat-hamil.html</a></p>
<p><strong>#5 &#8211; Kontrol Berat Tubuh Anda<br />
</strong><br />
Berat badan yang normal atau seimbang memiliki andil besar meningkatkan kesempatan untuk terjadinya kehamilan. Tidak jarang kita temui sebagian besar pasangan yang memiliki masalah dengan berat badannya umumnya juga akan bermasalah dengan kehamilannya.<br />
Kelebihan berat badan akan membawa pengaruh yang kurang baik bagi tingkat kesuburan Anda. Usahakanlah untuk mencapai berat tubuh yang ideal terlebih dulu.</p>
<p><em><a href="http://caracepathamil.blogspot.com/2009/01/5-tips-teruji-untuk-cepat-hamil.html" target="_blank">sumber</a></em></p>
<h4>Kata Kunci: </h4><a href="http://tipsoke.com/5-tips-oke-dan-aman-agar-cepat-hamil.html" title="15 tips cepat hamil">15 tips cepat hamil</a>, <a href="http://tipsoke.com/5-tips-oke-dan-aman-agar-cepat-hamil.html" title="tips cepat hamil">tips cepat hamil</a>, <a href="http://tipsoke.com/5-tips-oke-dan-aman-agar-cepat-hamil.html" title="tips cepat hamil menurut islam">tips cepat hamil menurut islam</a>, <a href="http://tipsoke.com/5-tips-oke-dan-aman-agar-cepat-hamil.html" title="tips disayang ISTRI">tips disayang ISTRI</a>, <a href="http://tipsoke.com/5-tips-oke-dan-aman-agar-cepat-hamil.html" title="tips istri romantis">tips istri romantis</a>, <a href="http://tipsoke.com/5-tips-oke-dan-aman-agar-cepat-hamil.html" title="tips istri selingkuh aman">tips istri selingkuh aman</a>, <a href="http://tipsoke.com/5-tips-oke-dan-aman-agar-cepat-hamil.html" title="tips menghadapi istri keras kepala">tips menghadapi istri keras kepala</a>, <a href="http://tipsoke.com/5-tips-oke-dan-aman-agar-cepat-hamil.html" title="vitamin e yang bagus untuk kesuburan">vitamin e yang bagus untuk kesuburan</a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/5-tips-oke-dan-aman-agar-cepat-hamil.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Mengatasi Selingkuh Pasangan Dengan Aman Terkendali</title>
		<link>http://tipsoke.com/tips-mengatasi-selingkuh-pasangan-dengan-aman-terkendali.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/tips-mengatasi-selingkuh-pasangan-dengan-aman-terkendali.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 May 2010 21:06:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Suami Istri]]></category>
		<category><![CDATA[berselingkuh]]></category>
		<category><![CDATA[pasangan selingkuh]]></category>
		<category><![CDATA[perselingkuhan]]></category>
		<category><![CDATA[pil]]></category>
		<category><![CDATA[selingkuh suami istri]]></category>
		<category><![CDATA[wil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=679</guid>
		<description><![CDATA[Tak ada yang lebih menyakitkan hati dibandingkan jika pasangan kita berselingkuh. Begitu banyak informasi yang tersedia mengenai apa yang harus Anda lakukan bila suami berselingkuh, namun amat sedikit yang menulis tentang hal-hal yang tidak boleh Anda lakukan. Jika Anda belum &#8230; <a href="http://tipsoke.com/tips-mengatasi-selingkuh-pasangan-dengan-aman-terkendali.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tak ada yang lebih menyakitkan hati dibandingkan jika pasangan kita berselingkuh. Begitu banyak informasi yang tersedia mengenai apa yang harus Anda lakukan bila suami berselingkuh, namun amat sedikit yang menulis tentang hal-hal yang tidak boleh Anda lakukan.<span id="more-679"></span></p>
<p>Jika Anda belum yakin 100 persen bahwa suami Anda berselingkuh, sebelum mengambil keputusan penting, sebaiknya fokuskan perhatian terlebih dahulu pada apa yang TIDAK boleh Anda lakukan. Hal ini sulit karena biasanya wanita akan bersikap membabi buta bila mengetahui suami mereka berselingkuh. Ketika perasaan marah, sakit hati, dan keinginan membalas dendam berkecamuk, pikiran sehat sering tersampingkan. Berikut ini 5 hal yang TIDAK boleh dilakukan, lengkap dengan alasannya.</p>
<p><strong>Jangan mengusir atau meninggalkannya</strong><br />
Sebagai langkah pertama, hindari mengusir suami, apalagi meninggalkannya. Kedua hal ini merupakan hal terakhir yang boleh Anda lakukan kalau memang diperlukan. Saat ini yang perlu dilakukan adalah memerhatikan dan mengawasi apa yang terjadi, sambil mengumpulkan fakta. Hal ini lebih mudah dilakukan bila Anda masih tinggal di dalam satu rumah. Jika Anda mengusirnya atau Anda yang meninggalkan rumah, akan sulit melacak apa yang dilakukannya.</p>
<p><strong>Jangan ceritakan kepada semua orang</strong><br />
Wajar bila Anda ingin menceritakan perselingkuhan suami pada seseorang atau mencari dukungan, baik dari teman ataupun keluarga. Tetapi berhati-hatilah dengan apa yang Anda ceritakan. Bila Anda bercerita pada teman wanita, biasanya dia akan menceritakan lagi pada teman yang lain. Pastikan orang yang Anda jadikan tempat curhat adalah orang yang benar-benar bisa dipercaya dan mau memegang teguh rahasia. Sebaiknya jangan menceritakannya kepada teman lelaki Anda karena hal ini akan membuat situasi lebih sulit karena tak jarang mereka akan mengambil kesempatan.</p>
<p><strong>Jangan pura-pura tidak terjadi apa-apa</strong><br />
Bila Anda bersikap mengabaikan, hal ini hanya akan membuat situasi semakin buruk. Sepedih apa pun rasanya mengetahui suami berselingkuh, Anda tetap harus menghadapi kenyataan. Mengabaikan ketidaksetiaannya memberi peluang kepadanya untuk tetap menikmati perselingkuhannya. Berpura-pura tidak ada perselingkuhan yang dilakukan oleh suami akan membuatnya berpikir Anda tidak berkeberatan dan menerima perselingkuhan yang dilakukannya. Pada saat-saat tertentu Anda harus dengan tegas mengatakan kepada suami, Anda mengetahui perselingkuhannya dan memintanya dengan tegas untuk menghentikan perselingkuhannya.</p>
<p><strong>Jangan mengkonfrontirnya tanpa bukti</strong><br />
Banyak ahli berpendapat, Anda harus mengkonfrontir suami mengenai perselingkuhannya. Tetapi untuk pelaksanaannya, Anda harus mempunyai rencana matang. Pilih waktu dan tempat yang aman agar pembicaraan tidak mendapat gangguan. JANGAN tanyakan kepada suami apakah dia berselingkuh. Dia pasti tidak akan mengaku. Perlihatkan bukti-bukti yang sudah Anda kumpulkan baik berupa nama, tanggal, tempat, telepon, dan lainnya. Lalu ajukan beberapa pertanyaan kepadanya, semisal mengapa dia melakukannya, bagaimana awal mula kejadiannya, berapa lama perselingkuhan ini sudah terjadi, bagaimana perasaannya terhadap selingkuhannya, dan apa yang akan dilakukannya setelah Anda mengetahui perbuatannya.</p>
<p><strong>Jangan terobsesi pada selingkuhannya</strong><br />
Wajar saja bila Anda ingin tahu tentang jati diri wanita itu, tapi jangan sampai waktu dan tenaga Anda terbuang hanya karena wanita tersebut. Jangan terobsesi pada keingintahuan Anda terhadap apa yang mereka lakukan secara rinci. Konsentrasikan pikiran pada bagaimana cara mengatasi masalah ini untuk Anda berdua. Jangan permalukan atau membuat frustrasi diri Anda dengan menyebut bahkan melabrak wanita selingkuhannya dan menuntut wanita tersebut meninggalkan suami Anda. Dia tidak berkewajiban untuk mengikuti perintah Anda.</p>
<p>Mengganggu atau mengancamnya malah akan membahayakan Anda. Bila salah langkah malah bisa menyeret Anda ke pengadilan. Menghina, mengeritik, atau meremehkannya justru akan membuat suami Anda membelanya. Anda akan membuat hubungan mereka semakin dekat. Lupakan wanita selingkuhannya dan pusatkan tenaga serta usaha Anda untuk mengembalikan pernikahan Anda seperti semula</p>
<p><a href="Kapanlagi.com" target="_blank">sumber</a></p>
<h4>Kata Kunci: </h4><a href="http://tipsoke.com/tips-mengatasi-selingkuh-pasangan-dengan-aman-terkendali.html" title="cara selingkuh yang aman">cara selingkuh yang aman</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-mengatasi-selingkuh-pasangan-dengan-aman-terkendali.html" title="cara aman untuk berselingkuh">cara aman untuk berselingkuh</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-mengatasi-selingkuh-pasangan-dengan-aman-terkendali.html" title="istri selingkuh aman">istri selingkuh aman</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-mengatasi-selingkuh-pasangan-dengan-aman-terkendali.html" title="melabrak selingkuhan istri">melabrak selingkuhan istri</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-mengatasi-selingkuh-pasangan-dengan-aman-terkendali.html" title="tempat jual bantalan khusus kaki penyerap keringat">tempat jual bantalan khusus kaki penyerap keringat</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-mengatasi-selingkuh-pasangan-dengan-aman-terkendali.html" title="tips aman selingkuh">tips aman selingkuh</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-mengatasi-selingkuh-pasangan-dengan-aman-terkendali.html" title="tips hindari selingkuh">tips hindari selingkuh</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-mengatasi-selingkuh-pasangan-dengan-aman-terkendali.html" title="tips mengatasi perselingkuhan">tips mengatasi perselingkuhan</a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/tips-mengatasi-selingkuh-pasangan-dengan-aman-terkendali.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Menyenangkan Menyiapkan Anak Masuk Sekolah Pertama Kali</title>
		<link>http://tipsoke.com/tips-menyenangkan-menyiapkan-anak-masuk-sekolah-pertama-kali.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/tips-menyenangkan-menyiapkan-anak-masuk-sekolah-pertama-kali.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 May 2010 22:56:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ibu dan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[anak masuk sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[anak sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[masuk sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[persiapan sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi anak sekolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=674</guid>
		<description><![CDATA[TERNYATA menyiapkan si anak masuk sekolah bukan persoalan mudah. Tak semudah mengembalikkan telapak tangan. Ternyata menyiapkan anak masuk sekolah tak hanya berhenti pada menyiapkan biaya dan berbagai keperluan lain. Ternyata menyiapkan anak masuk sekolah tak berhenti hanya pada mengatakan &#8220;ya&#8221; &#8230; <a href="http://tipsoke.com/tips-menyenangkan-menyiapkan-anak-masuk-sekolah-pertama-kali.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TERNYATA</strong> menyiapkan si anak masuk sekolah bukan persoalan mudah. Tak semudah mengembalikkan telapak tangan. Ternyata menyiapkan anak masuk sekolah tak hanya berhenti pada menyiapkan biaya dan berbagai keperluan lain. Ternyata menyiapkan anak masuk sekolah tak berhenti hanya pada mengatakan &#8220;ya&#8221; pada keinginan si anak untuk sekolah. Masih ada hal lain yang mesti diperhatikan sebelum anak dibiarkan masuk sekolah. Bahkan hal lain ini menjadi hal paling penting yang tak semestinya ditinggalkan atau dianggap remeh.<span id="more-674"></span></p>
<p>Berikut ini kami berikan beberapa poin yang bisa dijadikan pegangan untuk menyiapkan anak-anak Anda untuk masuk ke sebuah sekolah. Ke sebuah lingkungan pendidikan yang baru. Tapi poin-poin ini bukan kata akhir. Anda masih harus membuka mata dan telinga terhadap berbagai unsur atau informasi yang berguna untuk kelancaran dan kelangsungan pendidikan anak Anda.</p>
<p><strong>Biarkan anak berbicara.</strong></p>
<p>Anda ingin anak Anda berhasil? Jangan memaksakan kehendak Anda. Anda ingin anak Anda bisa menikmati semua proses pendidikan di sekolah. Jangan menekan anak Anda untuk mengikuti keinginan Anda. Benar bahwa Anda ingin mencari sekolah favorit. Sekolah yang mahal. Tapi keinginan Anda itu tak akan berguna jika anak Anda tak suka. Apa artinya sebuah sekolah yang mahal tapi ternyata anak Anda tak enjoy? Bukankah yang menempuh pendidikan adalah anak Anda dan bukan Anda. Jadi, biarkan anak Anda memilih sekolah yang ia tahu dan rasa bisa membantunya mengaktualisasikan diri, bisa mengembangkan diri. Sikap semacam itu bisa membuatnya bisa lebih senang mengikuti proses yang ada di sekolah.</p>
<p><strong>Mengunjungi sekolah</strong>.</p>
<p>Poin berikut yang mesti Anda perhatikan adalah atmosfer sekolah. Ingat, situasi atau iklim sekolah turut berpengaruh terhadap kesuksesan belajar sang anak. Bukankah Anda tak mau memasukkan anak Anda ke sekolah yang iklimnya tak bagus? Itu berarti, sebelum Anda menjatuhkan pilihan Anda pada sebuah sekolah, Anda harus tahu lebih dulu situasi dan iklim sekolah itu. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah mengunjungi sekolah itu bagus untuk pendidikan anak Anda, Anda bisa langsung menjelaskan atau menunjukkan letak ruangan, peralatan sekolah atau juga guru-gurunya. Ini menjadi langkah awal yang baik supaya anak Anda tidak kaget, kagok dan bingung menghadapi situasi yang serbabaru.</p>
<p><strong>Membahas apa yang dirasakan anak.</strong></p>
<p>Setelah menentukan sekolah mana yang cocok, Anda pasti (atau mungkin) mengantarnya pada hari pertama sekolah. Dalam perjalanan ke sekolah itu, sebaiknya Anda mulai dengan pembicaraan ringan seputar sekolah. Seperti menguraikan tentang pengalaman baru yang akan dilaluinya. Dengan mengenali perasaannya sendiri, anak akan merasa lebih siap menghadapi atau menjalani situasi baru yang bakal segera dialaminya. Anda dapat menenangkan perasaannya dengan memberikan perhatian penuh dan mendengarkan apa yang ia ungkapkan. Anda sebaiknya juga membahas apa yang dirasakan anak. Dengarkan keluh kesahnya. Berikan jawaban sederhana yang membangun motivasi agar memiliki gambaran positif tentang sekolah.</p>
<p><strong>Memberikan penguatan.</strong></p>
<p>Anda kemudian dapat memberikan penguatan (encouragement), jika ternyata anak Anda takut, gugup dan bingung, bahwa semua yang dirasakannya itu sangat wajar pada tahap awal. Bahwa semua orang akan mengalami hal itu. Bahwa semua orang pasti punya kekagetan, kebingungan dan kegugupan yang sama. Lalu Anda bisa memberanikan anak Anda untuk menghadapinya dengan mengatakan bahwa Anda menyayanginya dan mendukungnya. Anda bisa juga mengatakan bahwa Anda akan berada di sisinya ketika ia membutuhkan Anda, sekalipun tidak duduk di sebelahnya di dalam kelas. Anda bisa juga mengajaknya berdoa agar ia memiliki keberanian.</p>
<p><strong>Jangan cemas.</strong></p>
<p>Sebagai orangtua Anda harus bersikap santai dan berpikir positif dalam menghadapi anak Anda yang akan mulai memasuki dunia sekolah yang baru. Ini menjadi hal yang penting Anda ketahui karena seringkali justru orangtua yang lebih cemas dalam menghadapi kondisi semacam itu. Jangan memperlihatkan kecemasan dan kegelisahan semacam itu akan menurunkan rasa percaya dirinya. Bukankah anak Anda bisa mengeluh, &#8220;Kalau orangtua saya bisa gelisah seperti ini, berarti ada hal yang tak beres.&#8221; Sebaiknya berikan si kecil dorongan semangat. Tak ada salahnya Anda mulai dengan joke ringan yang menghibur agar anak Anda menjadi lebih terhibur.</p>
<p><strong>Latih anak mengurus kebutuhan sendiri.</strong></p>
<p>Sebelum sekolah, anak sebaiknya sudah mampu mengurus kebutuhan dasar untuk dirinya sendiri. Misalnya, bisa makan sendiri tanpa bantuan, atau anak bisa memberitahukan kepada Anda jika ia lapar, haus, atau ingin buang air (kecil atau besar). Jika perlu, seminggu atau sepuluh hari sebelum sekolah dimulai Anda sudah mengatur jadwal untuk anak Anda. Misalnya, atur jadwal kapan anak Anda tidur, kapan bangun dan kapan bekerja. Ingat, pendidikan dan bimbingan dari orangtua adalah elemen paling penting dalam membangun sebuah karakter yang kuat.</p>
<p><strong>Latih anak untuk mendengar.</strong></p>
<p>Masuk sekolah sama dengan masuk dalam iklim yang baru. Bisa sangat lain daripada yang sebelumnya. Dan iklim yang baru itu sedikit banyak mempengaruhi kemampuan anak, antara lain kemampuan berbicara atau mengutarakan pendapat dan gagasan. Sebagai antisipasi atau latihan awal, Anda bisa mengajarkannya bagaimana harus mendengarkan orang lain. Latihlah anak Anda untuk mendengarkan pembicaraan orang lain serta bagaimana menanggapinya dengan baik. Setelah itu, latih kemampuan berbicaranya. Latih sesering mungkin. Sebaiknya gunakan bahasa yang baku, baik, dan benar. Penggunaan bahasa yang baik dan benar bisa membantu anak menangkap isi materi atau pembahasan.</p>
<h4>Kata Kunci: </h4><a href="http://tipsoke.com/tips-menyenangkan-menyiapkan-anak-masuk-sekolah-pertama-kali.html" title="tips pertama kali mengajar">tips pertama kali mengajar</a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/tips-menyenangkan-menyiapkan-anak-masuk-sekolah-pertama-kali.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Memilih Lokasi Liburan Untuk Keluarga</title>
		<link>http://tipsoke.com/tips-memilih-lokasi-liburan-untuk-keluarga.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/tips-memilih-lokasi-liburan-untuk-keluarga.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 May 2010 06:09:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[libur sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[liburan]]></category>
		<category><![CDATA[lokasi liburan]]></category>
		<category><![CDATA[tempat liburan]]></category>
		<category><![CDATA[tips liburan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=632</guid>
		<description><![CDATA[Asyik akhirnya libur juga, mau kemana ya liburan kali ini. saya akan memberikan tips-tips buat teman-teman yang bingung liburan mau pergi kemana? Sekarang sudah bulan April. Sebentar lagi bulan liburan anak sekolah tiba. Juni adalah bulan yang paling cocok bagi &#8230; <a href="http://tipsoke.com/tips-memilih-lokasi-liburan-untuk-keluarga.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Asyik akhirnya libur juga, mau kemana ya liburan kali ini. saya akan memberikan tips-tips buat teman-teman yang bingung liburan mau pergi kemana? Sekarang sudah bulan April. Sebentar lagi bulan liburan anak sekolah tiba. Juni adalah bulan yang paling cocok bagi keluarga untuk berlibur. Bingung memilih lokasi atau tempat liburan ? ini tips memilih tempat berlibur :<span id="more-632"></span></p>
<ol>
<li>jika teman-teman punya budget/biaya yang banyak, teman-teman bisa pergi ke tempat yang lumayan jauh seperti Bali, Lombok,Jogja</li>
<li>jika teman-teman punya biaya yang gak lumayan banyak. teman-teman bisa liburan lokal di daerah sendiri. misalnya kalau teman-teman tinggal di kota Malang kan banyak banget tempat pariwisata yang TOP bgt. contohnya : BNS, Jatim Park. lumayanlah bisa merefresh otak kita yang jenuh selama sibuk dengan aktifitas kita.</li>
<li>mungkin diantara teman-teman pengen banget liburan ini bisa diisi aktifitas yang menyenangkan sekaligus mendidik. bisa aja teman-teman ke kampus inggris di kota Pare. disitu kita bisa belajar bahasa inggris karena penduduk setempat menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa sehari-hari. insyaallah kalian bisa lebih pintar berbicara bahasa inggris.</li>
<li>nah,,,ini tips yang terakhir, jika teman-teman gak punya duit dan males kemana-mana,,ya mending liburan di rumah aja.</li>
</ol>
<p><a href="http://yoancrista.student.umm.ac.id/2010/01/22/tips-untuk-memilih-tempat-liburan-yang-menyenangkan/" target="_blank">sumber</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/tips-memilih-lokasi-liburan-untuk-keluarga.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Menyenangkan Mengajari Anak Makan Sendiri</title>
		<link>http://tipsoke.com/cara-menyenangkan-mengajari-anak-makan-sendiri.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/cara-menyenangkan-mengajari-anak-makan-sendiri.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 May 2010 06:04:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ibu dan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[anak makan]]></category>
		<category><![CDATA[gizi anak]]></category>
		<category><![CDATA[makanan anak]]></category>
		<category><![CDATA[mengajari anak]]></category>
		<category><![CDATA[si kecil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=629</guid>
		<description><![CDATA[Makan sendiri? Mana mungkin? Bisa-bisa meja makan berantakan dan taplak kotor semua. Tapi itu memang salah satu risikonya. Karena, kalau tak sedini mungkin diajari, si kecil tak akan pernah bisa makan sendiri. Pada setiap jam makan Doni (3), Lucy selalu &#8230; <a href="http://tipsoke.com/cara-menyenangkan-mengajari-anak-makan-sendiri.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Makan sendiri? Mana mungkin? Bisa-bisa meja makan berantakan dan taplak kotor semua. Tapi itu memang salah satu risikonya. Karena, kalau tak sedini mungkin diajari, si kecil tak akan pernah bisa makan sendiri.<span id="more-629"></span></p>
<p>Pada setiap jam makan Doni (3), Lucy selalu pusing. Bukannya duduk diam di meja makan memakan makanannya, Doni memilih kebut-kebutan keliling rumah dengan sepeda mininya. Alhasil, tiap jam makan, Lucy pun harus berteriak-teriak memberi aba-aba Doni, agar &#8220;Pak Sopir kecil&#8221; ini mengangakan mulutnya setiap kali mampir ke tempat duduknya. Tapi sampai kapan hal ini terus berlangsung?</p>
<p>Mengajarkan anak makan memang gampang-gampang susah. Diperlukan kesabaran ekstra untuk menghadapinya. &#8220;Tak bisa kita mengharapkan ia makan cepat-cepat. Pun tak bisa kita tinggal mereka makan sendirian. Bisa-bisa, meja makan kita penuh dengan tumpahan makanan mereka. Atau bahkan ia hanya main-main dengan makanannya. Yang paling baik adalah mendampingi mereka saat makan,&#8221; tutur <strong>Dra. Surastuti Nurdadi, MSi</strong> dari Fak. Psikologi UI.</p>
<p>Menurut Surastuti, mengajarkan makan sebaiknya sejak sedini mungkin. &#8220;Bahkan kalau bisa sejak ia bisa memegang sesuatu, saat usia 8 hingga 10 bulan. Ajarkan ia memegang makanan kering yang bisa digenggamnya. Misalnya, biskuit.&#8221; Anak yang sudah bisa memegang sesuatu, lanjutnya, biasanya juga mulai meniru orang dewasa. Bahkan hampir semua yang dipegang dimasukkan ke dalam mulutnya. &#8220;Nah, saat itulah ia kita latih untuk mulai makan sendiri.&#8221;</p>
<p>Mungkin untuk belajar makan sendiri pada usia 8-10 bulan belum memungkinkan. &#8220;Tapi pada usia itu kita justru melatih disiplin anak bahwa kalau makan, ya, di meja makan.&#8221; Misalnya, saat menyuapi si kecil bubur, suapilah sambil duduk di meja makan. &#8220;Yang penting, ia tahu, makan harus di meja makan. Jangan sambil jalan-jalan. Kalau kita latih ia sejak dini, lama-lama hal itu akan tertanam di benaknya.&#8221; Kebiasaan ini tetap harus dipegang saat ia diajak berkunjung ke rumah nenek atau saudaranya. &#8220;Sehingga ia akhirnya sadar, begitu didudukkan di kursi makan, berarti waktunya ia makan. Kalau ia belum bisa duduk, pangku, tapi tetap di meja makan.&#8221;</p>
<p>Kalaupun ia rewel, menolak makan di meja makan, jangan cepat-cepat menyerah lalu menyuapinya sambil berjalan-jalan. &#8220;Anak jadi tidak bisa menghargai waktunya makan. Lagi pula, sampai kapan ia akan begitu terus. Itulah perlunya melatih si kecil sejak dini.&#8221;</p>
<p>MOGOK MAKAN</p>
<p>Tahap berikutnya adalah mengajarkannya makan sendiri setelah si kecil telah bisa memegang peralatan makan dengan benar. Terutama pada saat ia berusia 1-3 tahun. &#8220;Tentunya dengan sendok dan garpu untuk ukuran mereka. Dan sebaiknya peralatan makan ini bergambar lucu yang menarik perhatian mereka.&#8221; Di saat ini, ibu sudah bisa melatih anak cara menyuapkan makanan ke mulut. &#8220;Selain melatih si kecil belajar makan, sekaligus kita juga melatih motorik tangan mereka. Karena kalau tidak dilatih sejak kecil, bisa jadi ia memegang sendok dan garpu itu dengan cara yang aneh, misalnya seperti orang yang mencangkul.&#8221;</p>
<p>Surastuti juga mengakui, untuk meminta si kecil duduk diam dengan manis di meja makan memang bukan pekerjaan mudah. Bisa saja terjadi, baru duduk 5 menit, ia sudah turun dan main kembali. &#8220;Itulah mengapa pada saat makan sebaiknya konsentrasikan ia pada makanan. Jangan biarkan hal-hal di luar dirinya mengganggu konsentrasinya.&#8221; Contohnya, jika ada anggota keluarga lain yang menonton teve, lebih baik segera dimatikan karena bisa jadi si kecil pun ingin ikutan menonton teve. &#8220;Bahkan hal ini bisa dijadikannya sebagai alasan untuk menolak makan. Kalaupun mau, makannya sambil menonton teve. Ini, kan, sama saja dengan merusak disiplin yang sudah kita ajarkan.&#8221;</p>
<p>Selain itu, mainan mereka pun lebih baik dijauhkan karena dapat mengganggu konsentrasi anak. &#8220;Jika ia memaksa membawa mainannya ke meja makan, tekankan padanya, ia boleh membawanya tapi tidak untuk dimainkan.&#8221;</p>
<p>Di sisi lain, sebagai orangtua, Anda juga harus maklum dan sabar jika meja makan menjadi berantakan dan taplak menjadi kotor karena ulah si kecil. &#8220;Namanya juga masih belajar. Wajar saja jika makanan itu loncat sana-sini. Karena itu, dampingilah ia selagi makan,&#8221; pesan Surastuti. Jika ia mengotori taplak dan Anda marah, &#8220;Ini akan menjadi pengalaman yang tidak mengenakkan pada si anak perihal makan. Kalau trauma makan itu membekas, ia pasti akan mogok makan.&#8221;</p>
<p>Nah, kalau sudah begitu, apa yang harus kita lakukan? &#8220;Ubah sikap! Jadikan suasana makan menjadi suatu kegiatan yang menyenangkan. Tak perlu marah-marah atau tergesa-gesa menuntut anak makan cepat. Bersikaplah santai dan tenang saat mendampinginya.&#8221; Ibu pun tak usah buru-buru membantu anak bila si kecil belum juga berhasil memasukkan makanan ke dalam mulutnya gara-gara selalu tumpah. &#8220;Kalau ia sudah capek atau bosan, baru kita bantu. Ini penting untuk melatih kemandiriannya.&#8221;</p>
<p>Di saat mendampingi si kecil belajar makan, ibu bisa bercerita tentang makanan yang disantap anak. Misalnya, &#8220;Kamu tahu, nggak, daging di sup yang kamu makan itu, namanya daging ayam. Ayam kakinya ada dua. Ayo, kamu bisa tidak menirukan bunyi ayam jago?&#8221;</p>
<p>Yang juga patut diperhatikan, porsi makanan sebaiknya diberikan sedikit demi sedikit. &#8220;Kalau terlalu banyak, saat ia merasa bosan, makanan itu cenderung dibuat main. Jika itu yang terjadi, sebaiknya segera singkirkan makanan itu karena rasanya pun sudah tak enak. Kita saja yang dewasa jika makan terlalu lama dan sudah menjadi dingin, sudah tak berselera lagi. Nah, si kecil pun merasakan hal yang sama.&#8221;</p>
<p>Atau, seperti dikatakan <strong>dr. Lindarsih Notowidjojo, M. Nutr. Sc</strong>, dari RS Siloam Gleneagles, Tangerang, mungkin orangtua lupa mengurangi jumlah susu untuk si kecil. &#8220;Semasa bayi, anak memang mengkonsumsi susu lebih besar dibanding makanan lainnya. Nah, saat ia batita, bisa jadi orangtua masih memberi porsi susu sebanyak dulu sehingga perutnya terlalu kenyang untuk makan makanan lainnya.&#8221;</p>
<p>Lindarsih juga menyarankan agar saat pemberian susu diatur jaraknya agar tak terlalu dekat dengan waktu makan. &#8220;Kalau jam 11 ia diberi susu lalu jam 12 harus makan, tentu saja ia masih kenyang. Apalagi, lambungnya, kan, masih kecil.&#8221; Karena itulah, porsi makan juga harus diatur. &#8220;Sedikit demi sedikit. Kalau dalam tiga hari berturut-turut anak tak mampu menghabiskan makannya, lebih baik kurangi porsinya pada hari keempat. Jika ia sanggup menghabisinya, bisa ditawari untuk menambah.&#8221;</p>
<p>Jika si kecil tak juga mau menghabiskan makanannya, jangan buru-buru menggantinya dengan susu dalam jumlah yang banyak. Tetapi teliti dahulu kemungkinan penyebabnya. &#8220;Ada, kan, ibu yang khawatir anaknya kelaparan karena tak mau makan. Jadi, si kecil diberi susu banyak-banyak. Meski susu itu lengkap komposisinya, tetap tak cukup karena si kecil sudah memerlukan kalori yang tinggi demi bekal pertumbuhan otak dan badannya. Jadi, ia harus tetap diberi makanan padat.&#8221;</p>
<p>CARI TAHU PENYEBABNYA</p>
<p>Mengenalkan makanan pun, misalnya buah, sebaiknya jangan langsung satu buah. Berikan seiris dulu, yang penting ia mengenal rasa dan tahu cara memakannya. Baru kemudian ditambah secara bertahap. Jangan pula berpikir si kecil tak punya rasa dan tak memiliki perasaan akan keindahan. Bubur yang dibuat asal saja, berbau amis, jelek penampilannya, akan mengurangi selera si anak.</p>
<p>Berikan pula padanya kebebasan untuk memilih makanan yang hendak disantapnya. &#8220;Hal ini sering dilupakan orangtua karena menganggap makanan yang sehat untuk anak adalah menu itu. Alhasil, hanya makanan itu yang terus dimasak ibu.&#8221;</p>
<p>Selain itu, ibu juga harus pandai memvariasikan makanan anak. &#8220;Kita saja yang dewasa akan bosan kalau diberi makanan yang itu-itu juga. Makanan pun sebaiknya disajikan dengan indah dan menarik, sehingga ia merasa, makan bukan sesuatu yang membuat ia stres.&#8221;</p>
<p>Pandai-pandailah pula memilah makanan mana yang bisa ia sendok sendiri dan mana yang harus disuapi. &#8220;Misalnya ikan. Kalau ia yang pegang, akan tumpah ke mana-mana dan amis. Jadi, lebih baik kita suapi sementara ia menyendokkan sendiri nasi ke mulutnya.&#8221;</p>
<p>Jika si kecil menghabiskan waktu terlalu lama untuk menyantap makanannya, cobalah cari tahu penyebabnya. &#8220;Mungkin makanannya terlalu keras sehingga susah ditelan. Bisa juga karena ia tak suka makanan berkuah. Bisa, kan, sayurannya ditaruh di piring si anak dan kuahnya dipisah dalam mangkuk sehingga ia semangat melahapnya.&#8221;</p>
<p>Tak seperti yang kita bayangkan, ternyata anak amat menikmati saat-saat makan bersama anggota keluarga lainnya. &#8220;Ini bisa kita jadikan kebiasaan untuk mengikutkan ia pada kegiatan makan bersama. Masalahnya, jam makan si kecil biasanya berbeda. Nah, sesekali, yang tua mengalah, sehingga sekeluarga bisa makan bersama.&#8221;</p>
<p><a href="http://tabloidnova.com/Nova/Keluarga/Anak/Mengajari-Si-Kecil-Makan-Sendiri" target="_blank">sumber</a></p>
<h4>Kata Kunci: </h4><a href="http://tipsoke.com/cara-menyenangkan-mengajari-anak-makan-sendiri.html" title="cara agar anak mau makan sendiri">cara agar anak mau makan sendiri</a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/cara-menyenangkan-mengajari-anak-makan-sendiri.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Membangun Rumah Secara Islami (Untuk Keluarga Muslim)</title>
		<link>http://tipsoke.com/tips-membangun-rumah-islami-untuk-keluarga-muslim.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/tips-membangun-rumah-islami-untuk-keluarga-muslim.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Apr 2010 07:33:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[membangun rumah]]></category>
		<category><![CDATA[rumah islami]]></category>
		<category><![CDATA[rumah muslim]]></category>
		<category><![CDATA[tips rumah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=600</guid>
		<description><![CDATA[Dalam membangun rumah yang baik, sering orang menggunakan Feng Shui yang berasal dari budaya Cina. Padahal tidak semuanya selaras dengan ajaran Islam. Jika keliru, mungkin bisa terjerumus dalam kemusyrikan karena mempercayai adanya kekuatan selain Allah yang bias menyelamatkannya. Dalam membangun &#8230; <a href="http://tipsoke.com/tips-membangun-rumah-islami-untuk-keluarga-muslim.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam membangun rumah yang baik, sering orang menggunakan Feng Shui yang berasal dari budaya Cina. Padahal tidak semuanya selaras dengan ajaran Islam. Jika keliru, mungkin bisa terjerumus dalam kemusyrikan karena mempercayai adanya kekuatan selain Allah yang bias menyelamatkannya. Dalam membangun rumah yang Islami, sebetulnya dalam Islam ada beberapa petunjuk untuk itu. Di antaranya:<span id="more-600"></span></p>
<p><strong>1. Tetangga yang Baik</strong></p>
<p>Pilihlah rumah di antara tetangga yang baik (kecuali jika anda adalah da’i yang ingin melakukan perbaikan). Sebab jika tetangga anda tidak baik, maka hidup anda akan merasa kurang nyaman. Bayangkan jika tetangga anda adalah preman, pezina, atau pemabuk.</p>
<p>Pilihlah tetangga (lihat calon tetangganya atau lingkungannya dulu) sebelum memilih rumah. Pilihlah kawan perjalanan sebelum memilih jalan dan siapkan bekal sebelum berangkat (bepergian). (HR. Al Khatib)</p>
<p>Nabi Saw berdoa: &#8220;Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari tetangga yang buruk di tempat pemukiman. Sesungguhnya tetangga-tetangga orang-orang Badui suka berpindah-pindah. &#8221; (HR. Ibnu &#8216;Asakir)</p>
<p>Tiap empat puluh rumah adalah tetangga-tetangga, yang di depan, di belakang, di sebelah kanan dan di sebelah kiri (rumahnya). (HR. Ath-Thahawi) .</p>
<p><strong>Usahakan agar tetangga anda cukup makannya:</strong></p>
<p>Tiada beriman kepadaku orang yang bermalam (tidur) dengan kenyang sementara tetangganya lapar padahal dia mengetahui hal itu. (HR. Al Bazzaar)</p>
<p><strong>2. Hendaknya rumah cukup luas (tidak terlampau luas, tapi juga tidak terlampau sempit).</strong></p>
<p>Di antara kebahagiaan seorang muslim ialah mempunyai tetangga yang shaleh, rumah yang luas dan kendaraan yang meriangkan. (HR. Ahmad dan Al Hakim)</p>
<p>Rumah yang terlampau luas, misalnya 400 m2 lebih, cenderung menghasilkan ”Rumah Gedong” di mana tetangga satu tidak kenal dengan tetangga lainnya. Para penghuni masing-masing asyik di<br />
dalam ”Istana” mereka.</p>
<p>Sebaliknya rumah yang terlalu sempit, misalnya kurang dari 50 m2 cenderung membuat penghuninya tidak betah di rumah sehingga akhirnya banyak menghabiskan waktunya mengobrol/gosip dengan<br />
para tetangganya.</p>
<p>Luas rumah yang ideal (pertengahan) adalah sekitar 100-200 m2.</p>
<p><strong>3. Jangan Membangun Rumah Megah</strong></p>
<p>Dalam membangun rumah, janganlah terlalu mewah sehingga jadi bermegah-megahan. Ini tidak disukai Allah dan merupakan satu sifat dari orang-orang yang buruk di akhir zaman.</p>
<p>”Bermegah-megahan telah melalaikan kamu” [At Takaatsur:1]</p>
<p>Ketika ditanya tanda-tanda hari kiamat Nabi menjawab: ”Apabila para penggembala domba saling bermegah-megahan dengan gedung” [HR Muslim]</p>
<p>Belum akan datang kiamat sehingga manusia berlomba-lomba dengan bangunan-bangunan yang megah. (HR. Bukhari)</p>
<p>Jangan membangun rumah yang terlampau tinggi (misalnya sampai 4 tingkat) sehingga akhirnya tetangga tidakmendapat sinar matahari atau angin.</p>
<p>Ketika ditanya tanda-tanda hari kiamat Nabi menjawab: &#8220;Seorang budak wanita melahirkan nyonya besarnya. Orang-orang tanpa sandal, setengah telanjang, melarat dan penggembala unta masing-masing berlomba membangun gedung-gedung bertingkat.&#8221; [HR Muslim]</p>
<p><strong>4. Buatlah Rumah yang Baik</strong></p>
<p>“…menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk…” [Al A’raaf:157]</p>
<p>Katakanlah: &#8220;Tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu, maka bertakwalah kepada Allah hai orang-orang berakal, agar kamu mendapat keberuntungan. &#8221; [Al Maa-idah:100]</p>
<p>Rumah yang baik adalah rumah yang sehat. Yaitu jendelanya cukup sehingga sinar matahari bisa masuk dan tidak lembab. Ini juga bisa menghemat listrik karena siang hari tak perlu menyalakan lampu. Selain itu ventilasinya juga harus baik sehingga udara segar bisa masuk ke dalam rumah. Jarak antara lantai dan atap sebaiknya agak tinggi (minimal 2,5 meter) sehingga tidak terlalu panas.</p>
<p><strong>5. Rumah juga harus kuat dan aman.</strong></p>
<p>Misalnya dengan menggunakan beton bertulang, rumah jadi lebih aman jika misalnya terjadi gempa. Jika menggunakan kayu, pilih kayu yang kuat serta beri anti rayap sehingga tidak mudah kropos. Harus diperhatikan apakah rumah tersebut rawan dari kebakaran atau tidak.</p>
<p>Sebaiknya rumah minimal terdiri dari 3 kamar. Satu untuk suami-istri, satu untuk anak laki-laki, dan satu lagi untuk anak perempuan. Banyak kasus incest terjadi karena kamarnya hanya satu sehingga pria-wanita bercampur.</p>
<p>Hendaknya aurat dari lawan jenis (kecuali suami-istri) terpelihara dengan pembagian kamar yang baik.</p>
<p>”Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak (lelaki dan wanita) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum balig di antara kamu, meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam satu hari) yaitu: sebelum sembahyang subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)mu di tengah hari dan sesudah sembahyang Isya&#8217;. (Itulah) tiga &#8216;aurat bagi kamu” [An Nuur:58]</p>
<p><strong>6. Buatlah Rumah yang Indah</strong></p>
<p>Allah senang keindahan. Manusia pun banyak yang suka akan keindahan. Oleh karena itu buatlah rumah yang indah. Tapi ingat, keindahan tidak sama dengan kemewahan atau kemegahan</p>
<p>Sesungguhnya Allah indah dan senang kepada keindahan. Bila seorang ke luar untuk menemui kawan-kawannya hendaklah merapikan dirinya. (HR. Al-Baihaqi)</p>
<p><strong>7. Rumah Harus Bermanfaat atau Fungsional</strong></p>
<p>Selain indah setiap bagian rumah juga harus bermanfaat/fungsion al. Jadi tidak hanya sekedar estetis tapi tidak bermanfaat.</p>
<p>Dari Abu Hurairoh ra, dia berkata: “Rosululloh SAW bersabda: “Sebagian tanda dari baiknya keislaman seseorangialah meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat.” (Hadits hasan, diriwayatkan Tirmidzi dan lainnya)</p>
<p><strong>8. WC Jangan Mengarah/Membelakangi Kiblat</strong></p>
<p>Dari Abu Ayyub Al-Anshari ra.: Bahwa Nabi saw. bersabda: Apabila engkau ke WC, janganlah menghadap kiblat atau membelakanginya ketika kencing atau buang air besar, tetapi menghadaplah ke timur atau ke barat. (Shahih Muslim No.388)</p>
<p>Usahakan agar rumah anda mengarah ke kiblat. Jika tidak, sebaiknya tempat shalat anda tidak mengarah ke WC.</p>
<p>Usahakan di rumah ada shower atau kran air, sehingga anda bisa mandi/wudlu dengan lebih sempurna dengan air yangmengalir.</p>
<p>Dari Abu Hurairah Radliyallaahu &#8216;anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu &#8216;alaihi wa Sallam bersabda: &#8220;Janganlah seseorang di antara kamu mandi dalam air yang tergenang (tidak mengalir) ketika dalam keadaan junub.&#8221; Dikeluarkan oleh Muslim.</p>
<p>Sebaiknya tempat wudlu dipisah dari WC sehingga anda leluasa membaca doa sebelum atau sesudah wudlu.</p>
<p><strong>9. Rumah Harus Bersih</strong></p>
<p>Rumah yang kotor tidak sehat. Karena akan mengundang berbagai penyakit. Oleh karena itu rumah harus bersih dan mudahdibersihkan.</p>
<p>Sesungguhnya Allah baik dan menyukai kebaikan, bersih dan menyukai kebersihan, murah hati dan senang kepada kemurahan hati, dermawan dan senang kepada kedermawanan. Karena itu bersihkanlah halaman rumahmu dan jangan meniru-niru orang-orang Yahudi. (HR. Tirmidzi)</p>
<p>Penjelasan:<br />
Orang-orang Yahudi suka menumpuk sampah di halaman rumah.</p>
<p><strong>10. Jangan Menaruh Patung di dalam Rumah</strong></p>
<p>Umar berkata, &#8220;Kami tidak memasuki gereja-gerejamu karena patung-patung dan gambarnya itu.&#8221; [HR Bukhari]<br />
Ibnu Abbas shalat di dalam biara (tempat ibadah agama lain) kecuali biara yang ada patung di dalamnya. [HRBukhari]</p>
<p><strong>11. Jangan Memelihara Anjing</strong></p>
<p>Hadis riwayat Ibnu Umar ra., ia berkata : Rasulullah saw. bersabda: Barang siapa memiliki anjing selain anjing penjaga ternak dan anjing pemburu maka setiap hari pahala amalnya berkurang dua qirath. (Shahih Muslim No.2940)</p>
<p><strong>12. Peliharalah Anak Yatim</strong></p>
<p>Jika anda berkelebihan, asuhlah anak yatim dan perlakukanlah dengan baik.</p>
<p>Sebaik-baik rumah kaum muslimin ialah rumah yang terdapat di dalamnya anak yatim yang diperlakukan (diasuh) dengan baik, dan seburuk-buruk rumah kaum muslimin ialah rumah yang di dalamnya terdapat anak yatim tapi anak itu diperlakukan dengan buruk. (HR. Ibnu Majah)</p>
<p><strong>13. Tanamlah Pohon agar Teduh dan Sejuk</strong></p>
<p>Tanamlah pohon di rumah anda sehingga rumah anda teduh dan mendapat udara segar dari oksigen yang dikeluarkan pohon tersebut. Kenyamanan naungan pohon ini digambarkan Allah sebagai berikut:</p>
<p>“Dan naungan (pohon-pohon surga itu) dekat di atas mereka dan buahnya dimudahkan memetiknya semudah-mudahnya.” [Al Insaan:14]<br />
Jika rumah anda luas mungkin anda bisa menanam pohon besar yang kuat seperti pohon asem. Jika sedang, bisa menanam pohon ukuran sedang seperti rambutan atau mangga. Hindari pohon besar yang rapuh dan berbahaya seperti pohon angsana. Banyak korban jiwa karena tertimpa pohon tersebut ketika terjadi badai/angin kencang.</p>
<p><a href="http://isthewie.multiply.com/journal/item/169" target="_blank">sumber</a></p>
<h4>Kata Kunci: </h4><a href="http://tipsoke.com/tips-membangun-rumah-islami-untuk-keluarga-muslim.html" title="membangun rumah cara islam">membangun rumah cara islam</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-membangun-rumah-islami-untuk-keluarga-muslim.html" title="buat rumah yang islami">buat rumah yang islami</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-membangun-rumah-islami-untuk-keluarga-muslim.html" title="tips membangn rumah islami">tips membangn rumah islami</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-membangun-rumah-islami-untuk-keluarga-muslim.html" title="tip menghilangkan tai lalat secara alami">tip menghilangkan tai lalat secara alami</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-membangun-rumah-islami-untuk-keluarga-muslim.html" title="teknik membangun rumah islami">teknik membangun rumah islami</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-membangun-rumah-islami-untuk-keluarga-muslim.html" title="mendirikan rumah secara islami">mendirikan rumah secara islami</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-membangun-rumah-islami-untuk-keluarga-muslim.html" title="mendirikan rumah cara Islam">mendirikan rumah cara Islam</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-membangun-rumah-islami-untuk-keluarga-muslim.html" title="membangun rumah secara islam">membangun rumah secara islam</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-membangun-rumah-islami-untuk-keluarga-muslim.html" title="membangun rumah dalam islam">membangun rumah dalam islam</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-membangun-rumah-islami-untuk-keluarga-muslim.html" title="membangun keluarga yang islami">membangun keluarga yang islami</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-membangun-rumah-islami-untuk-keluarga-muslim.html" title="hari yang baik untuk buat rumah menurut islam">hari yang baik untuk buat rumah menurut islam</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-membangun-rumah-islami-untuk-keluarga-muslim.html" title="tips mencari rumah islami">tips mencari rumah islami</a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/tips-membangun-rumah-islami-untuk-keluarga-muslim.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Terbaru Mendidik Anak Sejak Dalam Kandungan</title>
		<link>http://tipsoke.com/tips-terbaru-mendidik-anak-sejak-dalam-kandungan.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/tips-terbaru-mendidik-anak-sejak-dalam-kandungan.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Apr 2010 06:25:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ibu dan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[mendidik anak]]></category>
		<category><![CDATA[mendidik dalam kandungan]]></category>
		<category><![CDATA[tips bayi cerdas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=596</guid>
		<description><![CDATA[Kapankah anda mulai mendidik anak-anak kita ? Waktu dia baru lahir, waktu dia sudah bisa berbicara, atau waktu dia sudah mulai sekolah ? Kalau salah satu pilihan adalah jawaban Anda, maka Anda telah melewatkan waktu yang lama. Menurut penelitian ilmiah &#8230; <a href="http://tipsoke.com/tips-terbaru-mendidik-anak-sejak-dalam-kandungan.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kapankah anda mulai mendidik anak-anak kita ? Waktu dia baru lahir, waktu dia sudah bisa berbicara, atau waktu dia sudah mulai sekolah ? Kalau salah satu pilihan adalah jawaban Anda, maka Anda telah melewatkan waktu yang lama.<span id="more-596"></span></p>
<p>Menurut penelitian ilmiah terbaru, anak-anak dapat dididik sejak masih dalam kandungan. Waktu di kandungan, otak dan indra pendengaran anak sudah mulai berkembang. Emosi dan kejiwaan ibu, rangsangan suara yang terjadi di sekitar ibu, makanan yang dikonsumsi Ibu akan sangat mempengaruhi perkembangan otak anak di dalam kandungan.</p>
<p>Ibu hamil yang stress biasanya akan melahirkan anak-anak yang bermasalah. Demikian juga asupan gizi ibu hamil yang tidak memadai akan berpengaruh terhadap perkembangan otak janin.</p>
<p>Tentunya kita semua sering mendengar tentang bagaimana memperdengarkan suara/musik tertentu (musik klasik) akan berpengaruh terhadap kecerdasan anak sejak dalam kandungan.  Hal ini dapat dimengerti karena musik dengan irama tertentu dapat menstimulasi otak anak. (Tahukah Anda bahwa indra pendengaran pada janin sudah mulai berkembang sejak usia kehamilan sekitar 5 bulan).</p>
<p>Dalam agama Islam, bahkan mendidik anak dimulai sejak Anda memilih pasangan hidup Anda. Bagaimana bisa? Ya, karena memilih pasangan hidup berarti Anda memilih mau seperti apa anak Anda, bagaimana Ayah/Ibu yang akan mendidiknya, atau bahkan kemungkinan sifat atau kepandaian seperti apa yang akan dimiliki anak Anda.</p>
<p>Nah, kalau Anda tidak mau terlambat, mulailah mendidik anak Anda sejak sebelum dia lahir. Berikut beberapa tips mendidik anak sejak dia belum dilahirkan.</p>
<ol>
<li>Harapan orang tua terhadap kelahiran anak sangatlah berpengaruh terhadap kejiwaan anak Anda. Anak yang diharapkan orang tuanya akan merasa nyaman dengan dirinya, sedangkan mereka yang tidak diharapkan orang tuanya, apalagi jika ibunya pernah mencoba menggugurkannya, akan merasa ditolak dan tidak merasa nyaman dengan dirinya. Janganlah merasa terpaksa menerima kehadirannya.</li>
<li>Emosi ibu akan sangat berpengaruh terhadap emosi anak yang akan lahir nantinya. Para calon ibu,  jika Anda ingin melahirkan anak yang pandai, kuat, mandiri, janganlah gampang mengeluh atau manja terhadap pasangan atau keluarga Anda.  Anda tentu tidak ingin anak Anda gampang putus asa dan gampang mengeluh, kan ? Selalu berpikir positif dan berperanglah terhadap emosi Anda sendiri. Ibu yang kuat akan melahirkan anak-anak yang kuat.</li>
<li>Bagi para calon Bapak dan keluarga ibu lainnya, jagalah emosi para calon ibu. Pertengkaran dan  kekecewaan akan berpengaruh terhadap emosi calon anak Anda.</li>
<li>Janganlah memperdengarkan musik-musik/suara-suara keras seperti musik rock, gemuruh mesin industri dll. Karena hal tersebut akan menggelisahkan calon bayi Anda.</li>
<li>Stimulasi kandungan anda dengan elusan dan tepukan halus. JIka si janin mulai menendang perut Anda, balaslah dengan tepukan halus di tempat dia menendang. Hal ini akan mengajarkan kepadanya bahwa setiap tindakannya akan memberikan respon dari ibunya.</li>
<li>Ajaklah bicara calon bayi Anda sejak awal, tidak ada kata  terlalu cepat. Jika indra pendengarannya sudah mulai berkembang, berarti suara Anda pun sudah bisa dia dengar.</li>
<li>Perbanyak ibadah dan mengaji, alunan suara ibu yang sedang mengaji akan menstimulasi dan menenangkan calon bayi Anda.</li>
<li>Konsumsilah makanan yang halal, bergizi dan berprotein tinggi. Hindari makanan haram, makanan junk food, makanan instan, kopi, dan merokok (baik aktif/pasif).</li>
<li>Bagi Anda yang belum berkeluarga, pertimbangkan dengan cermat calon pasangan hidup Anda, seperti apa dia dibesarkan dan dididik, karena biasanya akan seperti itu pula dia akan membesarkan calon Anak Anda. Cara termudah adalah dengan mengamati saudara-saudaranya (calon ipar Anda), bagaimana mereka sekarang adalah sedikit banyak karena didikan orang tuanya.</li>
</ol>
<p>Mungkin masih banyak cara lain yang ada. Tetapi itulah antara lain yang saya lakukan sejak kehamilan saya yang pertama.</p>
<p><a href="http://wiwinjournal.com/wiwinjournal/di-kandungan/tips-mendidik-anak-sejak-di-kandungan/" target="_blank">sumber</a></p>
<h4>Kata Kunci: </h4><a href="http://tipsoke.com/tips-terbaru-mendidik-anak-sejak-dalam-kandungan.html" title="mendidik anak sejak dalam kandungan">mendidik anak sejak dalam kandungan</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-terbaru-mendidik-anak-sejak-dalam-kandungan.html" title="pendidikan anak sejak dalam kandungan">pendidikan anak sejak dalam kandungan</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-terbaru-mendidik-anak-sejak-dalam-kandungan.html" title="mendidik anak dalam kandungan secara islami">mendidik anak dalam kandungan secara islami</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-terbaru-mendidik-anak-sejak-dalam-kandungan.html" title="mendidik anak sejak dalam kandungan menurut islam">mendidik anak sejak dalam kandungan menurut islam</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-terbaru-mendidik-anak-sejak-dalam-kandungan.html" title="cara mendidik anak sejak dalam kandungan">cara mendidik anak sejak dalam kandungan</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-terbaru-mendidik-anak-sejak-dalam-kandungan.html" title="pendidikan anak sejak dalam kandungan secara islami">pendidikan anak sejak dalam kandungan secara islami</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-terbaru-mendidik-anak-sejak-dalam-kandungan.html" title="mendidik anak secara islam sejak dalam kandungan">mendidik anak secara islam sejak dalam kandungan</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-terbaru-mendidik-anak-sejak-dalam-kandungan.html" title="mendidik anak dalam kandungan menurut islam">mendidik anak dalam kandungan menurut islam</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-terbaru-mendidik-anak-sejak-dalam-kandungan.html" title="mendidik anak dari kehamilan">mendidik anak dari kehamilan</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-terbaru-mendidik-anak-sejak-dalam-kandungan.html" title="mendidik anak sejak dalam kandungan secara islami">mendidik anak sejak dalam kandungan secara islami</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-terbaru-mendidik-anak-sejak-dalam-kandungan.html" title="mendidik anak sejak dalam kandungan secara islami terbaru">mendidik anak sejak dalam kandungan secara islami terbaru</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-terbaru-mendidik-anak-sejak-dalam-kandungan.html" title="mendidik anak semenjak dalam kandungan">mendidik anak semenjak dalam kandungan</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-terbaru-mendidik-anak-sejak-dalam-kandungan.html" title="mendidik bayi lahir dlam islam">mendidik bayi lahir dlam islam</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-terbaru-mendidik-anak-sejak-dalam-kandungan.html" title="mendidik janin">mendidik janin</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-terbaru-mendidik-anak-sejak-dalam-kandungan.html" title="pendidikan anak dalam kandungan menurut islam">pendidikan anak dalam kandungan menurut islam</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-terbaru-mendidik-anak-sejak-dalam-kandungan.html" title="perkembangan anak dalam janin ibu">perkembangan anak dalam janin ibu</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-terbaru-mendidik-anak-sejak-dalam-kandungan.html" title="tipa anak cerdas sejak dalam kandungan">tipa anak cerdas sejak dalam kandungan</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-terbaru-mendidik-anak-sejak-dalam-kandungan.html" title="tips bayi pintar sejak dalam kandungan">tips bayi pintar sejak dalam kandungan</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-terbaru-mendidik-anak-sejak-dalam-kandungan.html" title="tips mendidik anak sejak dalam kandungan">tips mendidik anak sejak dalam kandungan</a>, <a href="http://tipsoke.com/tips-terbaru-mendidik-anak-sejak-dalam-kandungan.html" title="bagaimana menstimulasi otak anak dalam kandungan">bagaimana menstimulasi otak anak dalam kandungan</a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/tips-terbaru-mendidik-anak-sejak-dalam-kandungan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

