<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>TipsOke.Com &#187; Dunia Usaha</title>
	<atom:link href="http://tipsoke.com/category/dunia-usaha/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tipsoke.com</link>
	<description>Kumpulan Tips Pilihan Untuk Anda</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 May 2012 07:08:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Memulai Bisnis Dengan 5P</title>
		<link>http://tipsoke.com/memulai-bisnis-dengan-5p.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/memulai-bisnis-dengan-5p.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 07:14:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=1514</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang yang ragu memulai bisnis. Mereka khawatir bisnisnya macet di tengah jalan. Akhirnya banyak yang kehilangan peluang karena terlalu ragu untuk memulai bisnis. Ketahuilah, terlalu lambat mengambil peluang akan membuat Anda kehilangan kesempatan. Sementara terlalu cepat mengambil keputusan tanpa pertimbangan yang tepat akan menyulitkan Anda dikemudian hari. Sebelum memutuskan untuk menangkap peluang bisnis yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak orang yang ragu memulai bisnis. Mereka khawatir bisnisnya macet di tengah jalan. Akhirnya banyak yang kehilangan peluang karena terlalu ragu untuk memulai bisnis. Ketahuilah, terlalu lambat mengambil peluang akan membuat Anda kehilangan kesempatan. Sementara terlalu cepat mengambil keputusan tanpa pertimbangan yang tepat akan menyulitkan Anda dikemudian hari.</p>
<p>Sebelum memutuskan untuk menangkap peluang bisnis yang ada Anda harus mampu menjawab berbagai pertanyaan berikut ini. Pertanyaan-pertanyaan tersebut dibuat berdasarkan pengalaman saya menekuni dunia bisnis sejak dulu jaman mahasiswa hingga sekarang. Untuk memudahkan, saya kelompokkan pertanyaan ini ke dalam 5 P</p>
<p>Pelanggan<br />
Silakan Anda jawab pertanyaan pertama dan yang utama ini. Siapakah pelanggan atau orang yang bersedia membayar produk atau jasa Anda? Apakah daya beli pelanggan Anda memadai sehingga bersedia membayar dengan harga yang Anda tawarkan? Apakah produk atau jasa Anda memang benar-benar diperlukan oleh pelanggan?</p>
<p>Produk atau jasa yang Anda tawarkan haruslah diperlukan dan dibutuhkan pelanggan. Sebaik apapun yang Anda tawarkan bila pelanggan tidak bersedia membayar maka itu tidak ada artinya dalam dunia bisnis.</p>
<p>Produk<br />
Apakah kelebihan produk atau jasa yang Anda tawarkan? Apakah produk atau jasa Anda mampu menjawab kegelisahan dan kebutuhan pelanggan Anda? Apakah produk atau jasa yang Anda tawarkan sulit ditiru oleh pesaing? Jawaban-jawaban atas pertanyaan ini akan mendongkrak daya saing bisnis Anda dan membuatnya menjadi sangat kuat di kemudian hari.</p>
<p>Pendukung<br />
Jangan pernah Anda berpikir seperti super hero, semua bisa diselesaikan sendiri. Dalam dunia bisnis, Anda perlu dukungan dari berbagai pihak. Temukan jawabannya atas pertanyaan berikut ini. Siapakah yang bersedia berbisnis dan bekerjasama dengan Anda? Siapakah orang yang bersedia mendukung dan membantu Anda?</p>
<p>Permodalan<br />
Apabila Anda dapat menjawab dengan baik pertanyaan-pertanyaan tersebut di atas kini saatnya Anda mengajukan pertanyaan, “Dari mana modal bisnis Anda?” Jangan berharap meminjam atau bekerjasama dengan bank bila bisnis Anda baru memulai. Carilah permodalan dari IMF (Istri, Mertua dan Family). Bagi Anda yang memiliki banyak relasi tentu bisa mengajak teman Anda untuk menjadi pemodal.</p>
<p>Prihatin<br />
Saat memulai bisnis bersediakah Anda hidup prihatin? Hidup sederhana bukanlah kehinaan. Hindari bergaya hidup mewah padahal bisnis Anda sedang memerlukan perputaran uang dan perhatian. Pebisnis pemula bukanlah dilihat dari “tongkrongannya” tetapi dilihat dari cash flow dan kesiapan menghadapi berbagai tantangan.</p>
<p>Nah, bila Anda mampu menjawab berbagai pertanyaan tersebut di atas dengan baik, saatnya Anda memulai bisnis sekarang juga. Tidak perlu ditunda dan tidak perlu banyak bertanya. Ayo segera mulai!</p>
<p>Sumber: blog.webuang.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/memulai-bisnis-dengan-5p.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SEO yang Efektif</title>
		<link>http://tipsoke.com/seo-yang-efektif.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/seo-yang-efektif.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 May 2012 07:49:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=1454</guid>
		<description><![CDATA[Dalam hal SEO, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan, dan mereka bisa berpengaruh besar terhadap ranking blog anda terhadap search engine. Disini saya akan memberikan beberapa tips – tips tentang bagaimana cara yang praktis membuat sebuah perbedaan dalam hal meningkatkan rangking blog pada search engine. Tips ini saya bagi menjadi 2 bagian, yaitu on [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam hal SEO, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan, dan mereka bisa berpengaruh besar terhadap ranking blog anda terhadap search engine.</p>
<p>Disini saya akan memberikan beberapa tips – tips tentang bagaimana cara yang praktis membuat sebuah perbedaan dalam hal meningkatkan rangking blog pada search engine. Tips ini saya bagi menjadi 2 bagian, yaitu on page dan off page.</p>
<p>On Page :</p>
<p>1. Gunakan keyword dalam title</p>
<p>Pastikan keyword yang ingin kamu gunakan ada di header dan pastikan mereka tercetak tebal. Dengan cara ini dapat mempermudah bots dalam mengindentifikasi websitemu.</p>
<p>2. Gunakan dengan benar Keyword dan Meta Tag websitemu</p>
<p>Pastikan keyword yang kamu bidik berada dalam Meta Keyword halaman websitemu.</p>
<p>3. Gunakan 1% – 2% kepadatan keyword dalam halamanmu.</p>
<p>Intinya adalah, kalau anda memposting sebuah artikel, artikel tersebut harus berhubungan dengan keyword websitemu. Misalkan, salah satu keyword website anda adalah ” Donwload Mp3 Gratis “, maka buatlah artikel – artikel yang memuat keyword tersebut.<br />
Contohnya : Download lagu Mp3 Indonesia Gratis.</p>
<p>4. Tebalkan keyword yang ada dalam postingan.</p>
<p>Dengan menggunakan tag bold , maka artikel tersebut lebih mudah dibaca oleh search engine.</p>
<p>Off Page :</p>
<p>1. Bangun back links dengan website lain yang berpage rank 4 atau lebih. Intinya adalah membangun link yang kualitasnya benar – benar bagus dan terpercaya. Dengan metode ini, akan memberikan informasi kepada search engine bahwa blog anda relevan dan important.</p>
<p>demikian info sharing ini.</p>
<p>Sumber: blog.webuang.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/seo-yang-efektif.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Cara Mempersiapkan Anak Kita Terjun Ke Dunia Kerja/Dunia Usaha</title>
		<link>http://tipsoke.com/tips-cara-mempersiapkan-anak-kita-terjun-ke-dunia-kerjadunia-usaha.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/tips-cara-mempersiapkan-anak-kita-terjun-ke-dunia-kerjadunia-usaha.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 May 2012 06:51:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=1438</guid>
		<description><![CDATA[Cepat maupun lambat anak-anak kita yang tadinya masih bayi dan anak-anak akan tumbuh berkembang menjadi manusia dewasa yang dituntut untuk mampu hidup mandiri seperti orangtua mereka. Untuk dapat bertahan di dunia persaingan pekerjaan dan usaha dibutuhkan bimbingan dari orangtua sedari kecil hingga dewasa sebagai bekal yang dibawa sampai mati. Beberapa Hal Positif Yang Harus Ditularkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cepat maupun lambat anak-anak kita yang tadinya masih bayi dan anak-anak akan tumbuh berkembang menjadi manusia dewasa yang dituntut untuk mampu hidup mandiri seperti orangtua mereka. Untuk dapat bertahan di dunia persaingan pekerjaan dan usaha dibutuhkan bimbingan dari orangtua sedari kecil hingga dewasa sebagai bekal yang dibawa sampai mati.</p>
<p>Beberapa Hal Positif Yang Harus Ditularkan Orangtua Kepada Anaknya :</p>
<p>1. Hidup Sederhana, Mandiri dan Tidak Manja</p>
<p>Untuk menjadi orangtua yang baik janganlah hidup bermewah-mewahan yang dapat menular ke anak yang masih kecil. Anak yang dari kecil terbiasa hidup enak tanpa dikenalkan kepada kehidupan yang sulit dan kemandirian bisa membuat anak menjadi manja. Sehingga anak dapat tumbuh menjadi anak yang selalu ingin dimanja, tidak mau jauh dari orangtua, tidak mau hidup susah, terbiasa hidup mewah dan boros, dan lain sebagainya.</p>
<p>2. Mulai Dari Bawah (Nol)</p>
<p>Untuk memahami suatu usaha diperlukan pemahaman yang mendasar yang ilmunya hanya bisa didapat jika terjun langsung ke lapangan menjadi pegawai yang paling bawah. Bagaimana bisa memimpin suatu perusahaan jika tidak paham bagaimana rasanya menjadi bawahan yang terkadang menjadi ujung tombak perusahaan. Ajarkan anak untuk terjun ke lapangan mulai dari dasar bukan langsung duduk enak menempati posisi pimpinan puncak.</p>
<p>3. Tamankan Agama dan Budi Pekerti</p>
<p>Anak yang pintar setinggi langit tidak akan ada gunanya jika tidak dibekali agama dan budi pekerti yang baik. Seseorang yang memiliki keimanan dan ketakwaan terhadap ajaran agamanya akan bekerja sebaik mungkin dengan cara yang baik. Namun orang yang tidak paham agama bisa bekerja sekehendak nafsu ambisi saja yang terkadang bertindak melawan hukum. Ajarkan sifat tolong menolong, jujur, rendah hati, menghormati dan menghargai orang lain, dan lain-lain.</p>
<p>4. Transfer Teori dan Pengalaman Praktek Kerja</p>
<p>Selama kita hidup pasti kita memiliki suatu ilmu yang bisa kita wariskan ke anak cucu kita demi masa depan mereka yang lebih baik dari kita. Jika kita merasa anak cucu kita siap menerima transfer ilmu pengetahuan dari orang-tuanya maka berikanlah ilmu kita agar tidak hilang begitu saja ikut masuk ke dalam kuburan kita.</p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<p>Demikian tulisan ini disampaikan. Atas kunjungan anda diucapkan banyak terima kasih, semoga berguna bagi kita semua.</p>
<p>Sumber: organisasi.org</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/tips-cara-mempersiapkan-anak-kita-terjun-ke-dunia-kerjadunia-usaha.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips dan Trik Memilih Bisnis Online di Internet</title>
		<link>http://tipsoke.com/tips-dan-trik-memilih-bisnis-online-di-internet.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/tips-dan-trik-memilih-bisnis-online-di-internet.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 May 2012 07:56:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=1380</guid>
		<description><![CDATA[Berkembang pesatnya bisnis online di internet membuat semakin banyaknya netter (pengguna internet) yang tergiur untuk menghasilkan uang lewat internet, banyak di antara para ‘pendatang baru’ yang memiliki impian besar untuk bisa berpenghasilan hingga puluhan juta per bulan seperti master-master yang sudah terlebih dahulu sukses di internet. Hal ini sangatlah wajar karena setiap manusia selalu ingin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berkembang pesatnya bisnis online di internet membuat semakin banyaknya netter (pengguna internet) yang tergiur untuk menghasilkan uang lewat internet, banyak di antara para ‘pendatang baru’ yang memiliki impian besar untuk bisa berpenghasilan hingga puluhan juta per bulan seperti master-master yang sudah terlebih dahulu sukses di internet. Hal ini sangatlah wajar karena setiap manusia selalu ingin mendapatkan yang terbaik untuk dirinya termasuk dalam berpenghasilan.</p>
<p>Dari sekian banyak bisnis online yang tersebar di internet baik bisnis online yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri ada beberapa netter yang memang benar-benar berhasil menghasilkan online earning dari bisnis tersebut namun ternyata banyak juga yang hanya terjebak dalam iklan dan janji-janji manis pembuat websitenya.</p>
<p>Lalu bagaimana memilih bisnis online yang benar-benar menghasilkan dan mana yang hanya menjadi ’sampah’ di internet? Ada beberapa faktor yang dapat dijadikan tips dan trik untuk memilih bisnis online di internet :</p>
<p>1. Design / Tampilan<br />
Berkali-kali saya mengatakan bahwa ujung tombak website terletak pada tampilannya, sebuah tampilan website yang bagus rapih dan nyaman jelas akan membuat para netter tertarik untuk lebih menggali lagi informasi di dalam website tersebut.</p>
<p>Tampilan website yang rapih juga secara tidak langsung akan berdampak pada penghasilan kita terutama pada bisnis online yang bertipe reseller atau model member get member yang mengijinkan / mengharuskan anda menjaring member agar dapat menghasilkan uang dari internet.</p>
<p>2. Nama Domain<br />
Ini hal sederhana namun penting, saya sering mendapatkan penawaran dari berbagai bisnis online di internet namun setelah saya melihat jenis domainnya gratisan saya menjadi ragu, bagaimana bisa sebuah bisnis online yang menjanjikan penghasilan hingga puluhan juta rupiah per bulan namun untuk membeli nama domain untuk website utamanya saja belum bisa?</p>
<p>3. Proposal<br />
Proposal bisa diartikan adalah “apa yang akan diberikan kepada anda jika anda bergabung”, maka jadilah orang yang teliti dan jangan mudah tergiur dengan janji-janji manis yang dapat menjebak anda.</p>
<p>4. Umur Website<br />
Anda bisa mengecek sejak kapan website tersebut sudah exist melalui web checker seperti di who.is. Jika anda masih pemula dan website yang menawarkan bisnis online tersebut masih baru maka saran saya satu yaitu jangan menjadi kelinci percobaan kecuali anda siap menanggung resiko, biarkan orang yang lebih ahli bergabung dan mencoba bisnis online tersebut dan tugas kita menunggu apakah ada lampu hijau dari yang sudah mencoba sehingga bagi anda yang pemula tidak menjadi kelinci percobaan di internet.</p>
<p>5. Ranking<br />
Anda bisa melihat terlebih dahulu Google Pagerank dan Alexa Rank dengan menggunakan beberapa plugin tambahan di Mozilla atau menggunakan website iwebtool untuk mengeceknya. Kedua ranking bisa dijadikan bahan pertimbangan oleh anda untuk memutuskan untuk begabung atau tidak dalam program yang ditawarkan, semakin baik rankingnya maka kemungkinan besar baik pula program bisnis online yang ditawarkan.</p>
<p>6. Rekomendasi<br />
Ini penting! ketika anda ingin mengikuti salah satu bisnis online yang ada petunjuk dan rekomendasi dari pada ahli harus anda pertimbangkan, rekomendasi para master anda bisa lihat di testimonial pada proposal yang berada di website atau bisa bertanya langsung kepada beberapa master melalui blog, chat atau email atau bisa juga bertanya di forum-forum untuk mengetahui seluk beluk dan reputasi bisnis online tersebut, anda juga bisa melakukan Googling terlebih dahulu sebelum bergabung untuk mendapatkan informasi lain.</p>
<p>7. Pelayanan<br />
Salah satu bagian terpenting dalam bisnis online yang mengedepankan kepercayaan sebagai dasarnya, sebuah bisnis online yang baik selalu memberikan kontak yang jelas untuk dihubungi agar apabila suatu saat ada masalah bisa segera ditanyakan dan diberikan solusi.</p>
<p>8. Prospek di Masa Depan<br />
Ketika memilih bisnis online anda harus juga bisa melihat prospek ke depan, apakah bisnis online ini bisa bertahan lama di internet? melihat prospek di masa depan sangat penting bagi seorang pelaku bisnis.</p>
<p>9. Fokus<br />
Ini adalah faktor psikologi anda, tanyakan kepada diri anda apakah bisnis online yang anda ikuti ini bisa anda perdalam atau hanya ingin coba-coba saja? apakah model bisnis online ini ‘gue banget’ yang bisa memberikan anda kenyamanan atau hanya sekedar ingin menutupi rasa penasaran anda.</p>
<p>Berdasarkan dari pengalaman pribadi untuk menilai sebuah bisnis online yang memiliki prospek yang baik atau tidak saya hanya perlu waktu sekitar 10 – 15 menit untuk memutuskan apakah saya akan bergabung atau tidak, anda pun bisa melakukan hal ini jika sudah terbiasa bergabung dengan banyak bisnis online di internet.</p>
<p>Sumber: www.gamexeon.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/tips-dan-trik-memilih-bisnis-online-di-internet.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Memulai Bisnis Baru</title>
		<link>http://tipsoke.com/tips-memulai-bisnis-baru.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/tips-memulai-bisnis-baru.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Apr 2012 06:25:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=1363</guid>
		<description><![CDATA[Saya percaya, bahwa setiap tahun telah cukup banyak orang yang masuk dunia bisnis. Mereka umumnya melakukan tiga cara. Yakni, membeli bisnis yang sudah ada, menjadi partner dalam sebuah franchise, atau dengan memilki bisnis baru. Jika ingin memulai bisnis baru, tentu kita harus bisa menjawab empat pertanyaan ini. Pertama, produk atau layanan apakah yang akan kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya percaya, bahwa setiap tahun telah cukup banyak orang yang masuk dunia bisnis. Mereka umumnya melakukan tiga cara. Yakni, membeli bisnis yang sudah ada, menjadi partner dalam sebuah franchise, atau dengan memilki bisnis baru.</p>
<p>Jika ingin memulai bisnis baru, tentu kita harus bisa menjawab empat pertanyaan ini.</p>
<p>Pertama, produk atau layanan apakah yang akan kita buat, dan itu untuk siapa?<br />
Kedua, mengapa harus usaha itu? Mengapa calon pelanggan harus membeli dari kita? Apa yang akan kita berikan jika ternyata produk itu belum ada? Bagaimana kompetisinya? Apa keuntungan yang kita peroleh dari kompetisi itu?<br />
Ketiga, apakah kita mempunyai sumbernya? Apakah kita akan mendapatkan order? Apakah order itu datang segera?<br />
Keempat, siapa pasar kita? Lantas dari manakah ide untuk mulai bisnis baru itu berasal?</p>
<p>Hasil sebuah survey di AS, yang terulang dalam buku The Origins of Entrepreneurship, memang disebutkan, bahwa 43% pengusaha itu dapat ide dari pengalaman yang diperoleh saat dia bekerja di industri yang sama. Mereka tahu operasional suatu usaha dan umumnya punya jaringan kerja sama. Sebanyak 15% pengusaha dapat ide bisnis saat melihat orang lain mencoba suatu usaha. Sebanyak 11% pengusaha dapat ide saat melihat peluang pasar yang tidak atau belum terpenuhi, 7% pengusaha dapat ide karena telah meneliti secara sistematik kesempatan berbisnis, dan 3% pengusaha dapat ide karena hobi atau tertarik akan keragaman tertentu. Di Indonesia sendiri bagaimana?</p>
<p>Saya kira dalam konteks ini, kita tidak harus sependapat dengan hasil data tersebut. Data 43% pengusaha itu dapat ide dari pengalaman yang diperoleh ketika bekerja di industri yang sama, itu menunjukkan bahwa dia tipe pengusaha yang hanya berani memulai bisnis baru karena hanya semata melihat sisi terangnya saja. Menurut saya, jika kita memang benar-benar ingin memulai bisnis baru, semestinya peluang pasarlah yang lebih kita jadikan pijakan.</p>
<p>Sumber: www.gamexeon.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/tips-memulai-bisnis-baru.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Rahasia Menjadi Karyawan Yang Selalu Bahagia</title>
		<link>http://tipsoke.com/tips-rahasia-menjadi-karyawan-yang-selalu-bahagia.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/tips-rahasia-menjadi-karyawan-yang-selalu-bahagia.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Apr 2012 12:54:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=1297</guid>
		<description><![CDATA[Pekerjaan tidak akan ‘membunuh’ waktu bersenang-senang bila Anda tahu rahasianya. Anda mungkin kenal dengan tipe rekan seperti ini: tidak pernah terlambat datang ke kantor, pekerjaannya selesai tepat waktu, pergi ke gym beberapa kali dalam seminggu, dan rambutnya tetap terlihat menawan. Anda mungkin bertanya-tanya, bagaimana mungkin dia bisa mengatur itu semua? Sementara Anda, jangankan untuk pergi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pekerjaan tidak akan ‘membunuh’ waktu bersenang-senang bila Anda tahu rahasianya. Anda mungkin kenal dengan tipe rekan seperti ini: tidak pernah terlambat datang ke kantor, pekerjaannya selesai tepat waktu, pergi ke gym beberapa kali dalam seminggu, dan rambutnya tetap terlihat menawan. Anda mungkin bertanya-tanya, bagaimana mungkin dia bisa mengatur itu semua? Sementara Anda, jangankan untuk pergi ke gym, pergi sejenak dari kursi kerja pun Anda tidak sempat. Tak perlu sedih, Anda pun bisa menirut gaya mereka. Rahasianya sederhana: milikilah manajemen waktu yang baik, seperti cara-cara berikut ini:</p>
<p>1. Identifikasi waktu. Tulis jumlah waktu yang Anda habiskan untuk beberapa kegiatan ini: tidur, bekerja, berkencan, berolah raga, mengurus rumah, berkumpul dengan teman dan sebagainya. Dari daftar tersebut cari tahu, dimana letak ketidakseimbangannya, apakah terlalu banyak bekerja, atau justru banyak waktu terbuang tanpa melakukan apapun? Kemudian, tentukan aktivitas mana yang perlu ditambah atau dikurangi porsinya. Tentukan juga mana yang sebaiknya Anda laukan, atau seharusnya orang lain yang mengerjakannya.</p>
<p>2. Buat Deadline. Pekerjaan akan menuntut untuk terus dikerjakan selama Anda mengizinkannya. Jadi daripada menghabiskan sepanjang hari hanya untuk membereskan file atau membalas email, lebih baik berikan batasan, misalnya dalam 2 jam pekerjaan itu harus selesai. Sehingga sisa waktu hari ini bisa dipkaai untuk hal lain, bahkan dimanfaatkan untuk bersantai.</p>
<p>3. Perhatikan Kondisi Tubuh. Kenali waktu biologis Anda, karena pekerjaan pun akan maksimal ketika kondisi tubuh Anda prima. Anda sebagaian orang yang bukan ‘morning people’ sehingga sulit berkonsentrasi ketika harus bangun pagi dan bekerja. Atau justru sebaliknya, seseorang akan merasa lebih fresh, bersemangat dan optimal ketika bekerja di pagi hari dibandingkan dengan saat siang hari.</p>
<p>4. Biarkan Orang Lain Membantu. Terkadang timbul sifat perfeksionis Anda, sehingga tidak percaya pada orang lain dan ingin melakukan semua pekerjaan sendiri demi hasil yang sempurna. Sebenarnya boleh saja Anda melakukan hal tersebut, namun bisa menghabiskan waktu Anda. Mengapa tidak membiarkan orang lain membantu Anda? Misalnya, melibatkan teman untuk menghubungi klien atau mencarikan hadiah untuk si bos. Pekerjaan jadi ringan, kebersamaan pun bisa membuat hubungan dengan rekan kerja makin akrab.</p>
<p>5. Kurangi Basa-Basi. Ketika Anda bertemu dengan klien untuk meeting, awali dengan senyuman dan tentukan porsi waktu untuk sekedar berbasa-basi, misalnya 10 sampai 15 menit. Ingat kembali, apa tujuan utama Anda bertemu dengan klien tersebut. Kembalikan ke topic utama, bila pembicaraan mulai melenceng. Sehingga tujuan Anda bisa terpenuhi dan waktu tidak habis terbuang, hanya untuk mengobrol hal-hal yang tidak berhubungan dengan pekerjaan.</p>
<p>6. Buat Menu. Sebelum Anda berbelanja, buat daftar terlebih dahulu. Misalnya makanan apa saja yang akan Anda konsumsi dalam seminggu ke depan, dan kebutuhan apa saja yang diperlukan selama sebulan ke depan. Sehingga pada saat berada di pasar, waktu Anda tidak habis terbuang hanya untuk memilh-milih dan mencari barang. Ada baiknya Anda kuasai dengan baik, sehingga waktu Anda bisa efektif di tempat itu.</p>
<p>7. Sempatkan Berolahraga. Apakah tugas kantor menumpuk sehingga Anda tidak sempat berolahraga? Jangan biarkan hal itu terjadi. Teman sebelah Anda juga punya pekerjaan yang sama, namun tubuhnya tetap ideal dan sehat! Rahasianya ada pada bagaimana dia memaksimalkan waktu yang ada, sedikit apa pun, untuk berolahraga. Jadi, bila Anda tahu tidak punya banyak waktu di siang atau malam hari, cobalah berolah raga di pagi hari, sebelum Anda berangkat ke kantor atau beraktivitas lain.</p>
<p>8. Temukan Shortcut. Daripada pusing dan pegal mengelilingi mal demi mendapatkan satu barang, coba manfaatkan online shopping sehingga Anda bisa belanja dari meja kerja ketika jam makan siang. Selain itu, temukan jalan pintas terdekat untuk sampai ke kantor atau tempat-tempat hangout yang biasa Anda kunjungi.</p>
<p>9. 2 in 1. Ini adalah multitasking yang menyenangkan. Misalnya, ajak teman Anda untuk pergi ke gym bersama ketika akhir pekan, atau Anda bisa manicure – pedicure di rumah saat menonton televisi. Atau boleh juga mencari ide rapat untuk besok, ketika Anda sedang memanjakan diri di salon. Dengan begitu, Anda bisa menghemat waktu dan kegiatan pun akan terasa lebih menyenangkan.</p>
<p>Sumber: <strong>tips</strong>anda.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/tips-rahasia-menjadi-karyawan-yang-selalu-bahagia.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Memprediksi Tren Peluang Profesi Cerah sampai beberapa Tahun Mendatang</title>
		<link>http://tipsoke.com/tips-memprediksi-tren-peluang-profesi-cerah-sampai-beberapa-tahun-mendatang.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/tips-memprediksi-tren-peluang-profesi-cerah-sampai-beberapa-tahun-mendatang.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Apr 2012 07:22:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=1283</guid>
		<description><![CDATA[Dunia bergerak sangat dinamis, kebutuhan dan keinginan manusia semakin beragam. Hal ini membuka banyak peluang kerja baru. Sebagai contoh, dulu profesi event organizer belum terlalu diminati. Kini, banyak perusahaan berlomba-lomba mengadakan acara promosi dengan menggunakan jasa event organizer. Maklumlah, persaingan semakin ketat, sehingga pengenalan produk harus dilakukan dengan beragam cara, termasuk di antaranya membuat acara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dunia bergerak sangat dinamis, kebutuhan dan keinginan manusia semakin beragam. Hal ini membuka banyak peluang kerja baru. Sebagai contoh, dulu profesi event organizer belum terlalu diminati. Kini, banyak perusahaan berlomba-lomba mengadakan acara promosi dengan menggunakan jasa event organizer. Maklumlah, persaingan semakin ketat, sehingga pengenalan produk harus dilakukan dengan beragam cara, termasuk di antaranya membuat acara yang bisa menyenangkan para klien. Fenomena ini bukan hanya terjadi pada bidang event organizer, tetapi juga terjadi pada bidang bisnis lainnya. Karena itu kemampuan memprediksi dan melihat peluang trend di dunia kerja sangat penting untuk meramalkan kebutuhan terhadap skill yang Anda miliki oleh dunia kerja. Ini akan membantu Anda menentukan arah perjalanan karir. Menurut National Association of Colleges and Emplyoyers’ Job Outlook di Amerika Serikat, berikut ini bidang- bidang profesi yang akan booming di tahun ini dan tahun-tahun mendatang. Mula-mula booming di Negara-negara maju, lalu Negara berkembang seperti Indonesia akan segera mengikuti:</p>
<p>1. Customer Service Representative. Bidang pekerjaan ini memerlukan kemampuan berkomunikasi yang baik, menguasai minimal 2 bahasa (bahasa ibu dan inggris), tanggap dan memiliki kesabaran menghadapi keluhan konsumen.</p>
<p>2. Network System &amp; Data Communication Analyst. Profesi ini berkembang karena pekerjaan zaman sekarang kerap melibatkan jaringan intenet. Bureau of Labour Statistics di Amerika Serikat menyebutkan, selain network dan data communication analyst, tenaga web developer dan administrator juga banyak dibutuhkan di tahun-tahun mendatang.</p>
<p>3. Computer Software Engineer. Bertahun-tahun lalu, orang mengetik dengan bermodalkan mesin tik. Sekarang, bisa dipastikan semua kantor, baik kecil maupun besar, sudah menggunakan computer. Para pakar percaya, bidang pekerjaan ini akan terus berkembang bahkan hingga 15 tahun mendatang.</p>
<p>4. Creative Art. Persaingan di dunia bisnis semakin ketat di tahun-tahun mendatang. Produk dan jasa berlomba-lomba menonjolkan dirinya, bukan hanya dalam bentuk acara ramah tamah dengan klien atau konsumen, mereka juga memasang iklan komersial. Creative art memiliki kontribusi besar untuk kebutuhan ini. Creative art meliputi bidang desain grafis, penulis kreatif, art photo dan art video.</p>
<p>5. Management Analyst. Untuk bisa bertahan di tengah persaingan yang semakin ketat, para pemimpin perusahaan bukan cuma perlu beriklan. Mereka juga butuh seorang penasehat manajemen yang ikut memetakan arah bisnis dan kebijakan perusahaan.</p>
<p>6. Casual Dining Anda Fast Food expert. Bisnis makanan adalah bisnis yang tidak akan pernah mati. Apalagi jaman sekarang, saat restoran tumbuh subur di mana-mana. Di mall, hotel, dan pinggir-pinggir jalan. Ahli di bidang ini akan terus tumbuh dan banyak dibutuhkan. Mereka bisa menempati posisi sebagai manajer atau direktur food and beverage.</p>
<p>7. Sales &amp; Marketing. Bidang ini termasuk bidang profesi yang tergolong “tua”. Meski demikian, tenaga penjual akan selalu dibutuhkan sampai kapan pun. Tidak sedikit orang yang menjadi milyuner di bidang ini. Yang penting, And harus pandai berinovasi dan berkomunikasi.</p>
<p>8. Healthcare Expert. Kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan semakin tinggi. Otomatis, profesi bidang kesehatan semakin dibutuhkan dan diminati. Yang termasuk bisang pekerjaan ini adalah ahli gizi, instruktur olahraga, dokter, perawat, dan tenaga managemen rumah sakit.</p>
<p>Sumber: <strong>tips</strong>anda.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/tips-memprediksi-tren-peluang-profesi-cerah-sampai-beberapa-tahun-mendatang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Mudah Memulai Bisnis Sampingan</title>
		<link>http://tipsoke.com/tips-mudah-memulai-bisnis-sampingan.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/tips-mudah-memulai-bisnis-sampingan.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Apr 2012 06:01:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=1224</guid>
		<description><![CDATA[Di era sekarang, dimana ekonomi negara dalam kondisi tidak terlalu baik dan unstable, yang diindikasikan dengan naiknya harga barang kebutuhan pokok, menyebabkan sebagian dari kita merasa perlu untuk mengembangkan bisnis disamping pekerjaan utama untuk menambah penghasilan dan memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang bersifa pokok. Bisnis sampingan memang hanya bersifat sebagai pendukung penghasilan utama, namun pada beberapa kasus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di era sekarang, dimana ekonomi negara dalam kondisi tidak terlalu baik dan unstable, yang diindikasikan dengan naiknya harga barang kebutuhan pokok, menyebabkan sebagian dari kita merasa perlu untuk mengembangkan bisnis disamping pekerjaan utama untuk menambah penghasilan dan memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang bersifa pokok. Bisnis sampingan memang hanya bersifat sebagai pendukung penghasilan utama, namun pada beberapa kasus bisnis sampingan yang dikelola dengan baik justru semakin berkembang dan melebihi penghasilan dari pekerjaan utama Anda. Berikut ini akan diuraikan secara singkat memulai bisnis sampingan:</p>
<p>1. Pilih Bidang Yang Anda Kenal. Misalnya Anda senang dan hobi berbelanja. Jadi Anda telah paham, dimana bisa membeli baju yang murah dan bagus, aksesoris apa yang sedang menjadi tren, serta harga yang menguntungkan. Atau bisa juga karena Anda hobi menjahit, maka Anda bisa terima jahitan atau memproduksi barang-barang jahit yang mungkin disukai orang lain.</p>
<p>2. Manfaatkan Waktu Libur Di Akhir Pekan. Untuk mengembangkan usaha, Anda dapat memanfaatkan waktu luang dan akhir pekan Anda. Jangan ‘mencuri’ waktu kerja kantor. Kalau Anda bermaksud ‘jualan’ di kantor, cari waktu istirahat atau sebelum dan sesudah jam kerja. Dengan cara ini tak ada yang merasa terganggu dengan aktifitas Anda, sekaligus pekerjaan utama Anda juga tidak keteteran.</p>
<p>3. Rencanakan Selama Mungkin. Meskipun ini hanya bisnis sampingan, bukan berarti hanya bisnis musiman, artinya yang cuma seminggu lalu berhenti. Kalau mau lebih menguntungkan, rencanakan lebih jauh agar bisnis sampingan ini berkembang dan berjalan selama mungkin. Jangan hanya saat musim high heels saja Anda menawarkan dagangannya. Tapi jelilah untuk menawarkan barang berikutnya yang tentunya bakal memikat pembeli.</p>
<p>4. Jangan Memforsir Diri. Ketika usaha berkembang dengan bagus, upayakan juga jangan tengggelam terus menerus dalam usaha/bisnis ini. Beri waktu pada diri Anda untuk beristirahat dan memanjakan diri. Hal ini untuk menghidarkan diri dari stress.</p>
<p>5. Jangan Abaikan Pekerjaan Utama. Karena ini bisnis sampingan maka jangan abaikan pekerjaan utama Anda. Jangan sampai ada teguran atau complaint kualitas kerja Anda sekarang merosot. Apabila sekiranya bisnis Anda jauh lebih berkembang kemudian memberikan penghasilan yang jauh lebih besar dari pekerjaan utama Anda, maka Anda harus memgang komitmen untuk tetap bekerja di tempat lama dengan konsekwensi bisnis Anda kurang terpantau atau resign dari perusahaan lama Anda dan fokus di bisnis Anda. Hal ini terkait dengan reputasi dan tanggung jawab Anda terhadap pekerjaan utama.</p>
<p>Sumber: <strong>tips</strong>anda.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/tips-mudah-memulai-bisnis-sampingan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Sukses Seni Berpolitik di Dunia Kerja</title>
		<link>http://tipsoke.com/tips-sukses-seni-berpolitik-di-dunia-kerja-2.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/tips-sukses-seni-berpolitik-di-dunia-kerja-2.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Apr 2012 06:33:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=1182</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana para politikus memainkan peran mereka di panggung politik. Anda bisa menerapkannya untuk sukses di dunia kerja. Tentunya, tanpa main kasar, melainkan ‘bermain manis’ dan fair. Sukses berpolitik pada dasarnya adalah bagaimana Anda bisa dengan pintar membaca situasi dan cepat memposisikan diri Anda di lingkungan kerja Anda, baik terhadap bos maupun rekan-rekan kerja (peer). Setelah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimana para politikus memainkan peran mereka di panggung politik. Anda bisa menerapkannya untuk sukses di dunia kerja. Tentunya, tanpa main kasar, melainkan ‘bermain manis’ dan fair. Sukses berpolitik pada dasarnya adalah bagaimana Anda bisa dengan pintar membaca situasi dan cepat memposisikan diri Anda di lingkungan kerja Anda, baik terhadap bos maupun rekan-rekan kerja (peer). Setelah sebelumnya, tipsanda.com menguraikan artikel politik kantor: Tips Sukses Bertahan di Tengah Intrik Politik Kantor, maka berikut ini adalah tips bagaimana agar sukses berpolitik di dunia kerja:</p>
<p>1. Pelajaran#1 : Cermati Kawan dan Lawan. Politikus selalu memetakan siap kawan yang bisa memberi dukungan, siapa lawan yang harus dikalahkan. Mereka selalu memantau setiap kegiatan partai lain agar tak salah langkah. Dengan mengetahui seberapa jauh kekuatan tim lawan, mereka bisa menyusun strategi untuk menghadapinya. Tak beda jauh dengan politik, langkah pertama untuk mencapai sukses di kantor adalah mengenal perusahaan tempat Anda bernaung dan individu-individu yang berada di dalamnya. Cobalah untuk memperhatikan cara kerja rekan lain. Pelajari kelebihan dan kekurangan setiap orang. Setelah itu, cobalah mengatur strategi agar Anda lebih unggul darinya. Misal si A yang tak terlalu pintar, selalu bisa mengambil hati si bos dengan selera humornya. Nah, Anda bisa belajar darinya. Kalau selama ini Anda terlalu kaku, cobalah bersikap cair di depan si bos. Tunjukkan kalau Anda juga memiliki selera humor yang baik. Tenang, ini tidak masuk kategori carmuk, kok.</p>
<p>2. Pelajaran#2 : Dekati Tokoh Berpengaruh. Untuk sukses, para politikus biasanya tak segan menggandeng orang-orang yang memiliki pengaruh, seperti pejabat dan public figure. Apakah hal ini berlaku di dunia kerja? Yap, individu-individu berpengaruh memiliki peran dalam kesuksesan karir Anda. Cobalah perhatikan siapa saja para atasan atau tokoh-tokoh lain yang memiliki pengaruh baik dalam hal pekerjaan maupun pergaulan sosial. Setelah itu, amati gaya komunikasi, networking dan tipe proposal seperti apa yang sering mereka setujui. Usahakan untuk melakukan apa yang mereka sukai untuk menarik perhatian mereka.</p>
<p>3. Pelajaran#3 : Memahami Tujuan. Para politikus akan mencari partai yang memiliki misi dan visi selaras dengan misi dan visi pribadinya dan bergerak untuk mencapai tujuan. Dalam dunia kerja, Anda pun harus paham dengan tujuan pribadi Anda bekerja di perusahaan tersebut. Dengan begitu, Anda tak akan tergelincir melakukan hal-hal yang akan menggagalkan langkah Anda mencapai tujuan. Misal, tujuan Anda adalah mendapatkan level karir tertentu. Bagaimana meraihnya? Tunjukkan dalam perilaku sehari-hari. Kalau Anda terlibat konflik dengan rekan kerja, tak perlu bersikap defensive. Cobalah untuk menyelesaikan masalah secara obyektif. Tunjukan bahwa Anda mengutakan kepentingan perusahaan daripada kepentingan pribadi. Ketika masalah selesai, atasan akan melihat Anda sebagai pribadi matang yang penuh strategi. Di lain waktu, ia akan memercayai Anda untuk mengemban tanggung jawab lebih besar.</p>
<p>4. Pelajaran#4: Tak Ada Teman Abadi. Di dunia politik individunya cenderung memikirkan kepentingan sendiri. Sebenarnya di dunia kerja pun berlaku hal ini. Setiap orang memikirkan kesuksesannya masing-masing. Oleh karena itu, usahakan tidak memihak kelompok tertentu di dalam kantor, meskipun Anda menyukai salah satunya. Tempatkan setiap kelompok dalam level komunikasi yang sama. Sikap netral Anda akan membuat Anda dipercaya oleh berbagai pihak dan menyelamatkan Anda dari konflik.</p>
<p>5. Pelajaran#5: Tidak Personal. Dunia politik tentu sarat dengan persaingan. Apa pun akan dilakukan untuk menang. Saling menjatuhkan adalah hal biasa. Namun di depan public mereka bisa tuh saling melempar senyum. Bagaimana dengan di dunia kerja? Anda mungkin pernah berdebat hebat dengan rekan kerja di ruang rapat. Urusannya murni pekerjaan. Jadi setelah keluar dari ruang rapat, tak perlu perseteruan itu diteruskan. Rekan kerja kembali menjadi teman yang bisa diajak makan siang bersama. Sikap Anda yang bisa memisahkan antara pekerjaan dan personal akan membuat Anda terlihat matang. Dan bisa dipertimbangkan untuk menduduki posisi lebih tinggi oleh si bos.</p>
<p>6. Pelajaran#6 : Jangan Pilih Bulu. Memberikan perlakuan istimewa terhadap rekan kerja yang satu, tapi cuek terhadap rekan kerja yang lain, bukan sikap yang baik, dan bisa menjadi senjata makan tuan. Siapa tahu, rekan kerja yang sering tak Anda gubris justru luar biasa pandai dan tak pelit ilmu.</p>
<p>7. Pelajaran#7 : Fleksibel. Punya ikatan solid dengan rekan kerja satu divisi memang menyenangkan. Namun, Anda tak perlu mengikat diri terlalu erat dengan mereka. Karena, bila ada pergantian kepemimpinan baru, kemungkinan tim baru pun akan dibentuk. Menjalin hubungan baik dengan seluruh rekan kerja bisa menjadi strategi efektif, apalagi bila Anda berniat untuk tinggal di perusahaan tersebut dalam waktu lama.</p>
<p>Sumber: <strong>tips</strong>anda.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/tips-sukses-seni-berpolitik-di-dunia-kerja-2.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bertahan Dan Sukses Di Dunia Usaha</title>
		<link>http://tipsoke.com/bertahan-dan-sukses-di-dunia-usaha.html</link>
		<comments>http://tipsoke.com/bertahan-dan-sukses-di-dunia-usaha.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Apr 2012 07:25:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeng Titi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipsoke.com/?p=1119</guid>
		<description><![CDATA[Ingin sukses dalam berbisnis atau mengembangkan usaha sendiri?? Ada caranya… Ikuti tips berikut ini… -Status sebagai karyawan suatu perusahaan besar, mungkin bisa menjadi kebanggaan bagi Anda. Atau Anda yang sudah mempunyai posisi cukup matang, dan penghasilan yang lumayan besar. Namun, keinginan memulai usaha sendiri sering muncul di benak sebagian orang. Bisa mengerjakan sesuatu yang Anda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ingin sukses dalam berbisnis atau mengembangkan usaha sendiri?? Ada caranya… Ikuti tips berikut ini…</p>
<p>-Status sebagai karyawan suatu perusahaan besar, mungkin bisa menjadi kebanggaan bagi Anda. Atau Anda yang sudah mempunyai posisi cukup matang, dan penghasilan yang lumayan besar. Namun, keinginan memulai usaha sendiri sering muncul di benak sebagian orang. Bisa mengerjakan sesuatu yang Anda sukai dan mengatur ritme kerja sesuai keinginan memang menggiurkan. Sedangkan bagi Anda yang telah menjalankan usaha, tentunya dapat bertahan menjalankan usaha merupakan tantangan tersendiri.</p>
<p>-Namun memulai usaha baru, atau bagi Anda yang sudah berkecimpung lama di dunia bisnis, tentunya sudah merasakan betapa perlu perjuangan berat jika ingin bertahan dan mencapai kesuksesan. Apalagi, jika bisnis yang Anda jalankan tersebut sama dengan dengan kebanyakan orang. Mau tak mau Anda harus melakukan banyak inovasi agar tidak tergusur oleh yang lain. Harus pula menjadi yang berbeda dari kebanyakan orang, walaupun bukan yang pertama.</p>
<p>-Bagi Anda yang ingin tetap survive menjalankan bisnis Anda, berikut tips untuk mampu survive dalam dunia bisnis:</p>
<p>* Tentukan Brand dan Positioning Produk.</p>
<p>Brand dan positioning tersebut haruslah yang sesuai dengan target market dan dapat mewakili karakteristik dari barang yang diproduksi. Brand aksesori untuk remaja misalnya, tentunya harus dapat mewakili jiwa dan cita rasa remaja.</p>
<p>* Tentukan Lokasi Penjualan.</p>
<p>Lokasi penjualan ditentukan oleh lokasi calon pembeli. Calon pembeli harus mudah mencapai lokasi penjualan sehingga strategi pemasaran dapat berjalan dengan baik.</p>
<p>* Dekati Calon Pembeli Dengan Perkenalan Brand dan Positioning Produk.</p>
<p>Bisa dengan mengikuti event semacam bazar, membuat website, menyebarkan flyers atau brosur, hingga membuat iklan dan memuatnya di media cetak maupun elektronik.</p>
<p>* Buat Penawaran Menarik.</p>
<p>Di bulan-bulan pertama sebaiknya dibuat beberapa penawaran yang dapat menarik minat calon pembali untuk mencoba menggunakan produk. Ubah penawaran pada waktu-waktu tertentu hingga posisi brand dan positioning kuat di benak calon pembeli. Saat brand dan positioning produk sudah mulai dikenal, bukan berarti keadaan sudah aman. Justru saat inilah kondisi mulai berbahaya karena pesaing pun sudah mulai mengenal Anda.</p>
<p>* Network.</p>
<p>Perluas jaringan dengan membuka hubungan. Misalnya dengan meminjamkan produk menjadi properti dalam majalah, mensponsori event yang sesuai dengan segmen konsumen, atau membuka lokasi penjualan baru. Dengan begitu, konsumen akan tambah mengenal produk Anda.</p>
<p>* Mengembangkan Usaha.</p>
<p>Jika di awal Anda merintis usaha, segmentasi target market Anda adalah remaja, Anda boleh saja merambah ke segmen wanita dewasa. Selama jenis usaha dan jenis produknya tidak jauh berbeda, Anda tinggal menyesuaikan strategi marketing yang sudah ada.</p>
<p>* Kuatkan hati.</p>
<p>Kerja keras dan Pantang Menyerah. Menjalankan usaha sendiri tentunya cukup melelahkan, menyita waktu dan pikiran. Sementara orang lain memperoleh penghasilan tetap setiap bulan, Anda harus memikirkan berbagai pengeluaran. Inilah seni dari menjalankan usaha sendiri. Kuatkan hati, kerja keras dan pantang menyerah.</p>
<p>* Nama Brand Usaha.</p>
<p>Last but no least, jangan pernah memilih nama brand yang sama persis dengan nama brand lain yang telah ada.</p>
<p>Tumbuhkan kembali semangat bisnis. Saat ingin mencari sesuatu yang berbeda dari yang lainnya, cukup banyangkan padang rumput yang penuh dengan ilalang berbunga coklat dan berdaun hijau. Sangat indah. Namun lama kelamaan Anda kan merasa bosan. Karena ya begitu-begitu saja, tidak ada yang menarik. Coba seandainya ada ilalang yang berbunga merah dan berdaun kuning, tentu akan menjadi pemandangan yang berbeda. Dan Anda berusaha ingin tahu ilalang tersebut lebih dekat. Hal ini juga berlaku didunia bisnis. Jadi, selamat berjuang..</p>
<p>Sumber: www.benih.net</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipsoke.com/bertahan-dan-sukses-di-dunia-usaha.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

